Saya merasakan adanya pemberontakan dalam diri saya untuk bertindak lebih berani lagi, tetapi saya sangat membencinya karena di saat saya menjadi lebih berani saya tidak bisa mengontrolnya bahkan melebihi batas. Tapi beberapa saat kemudian saya akan kembali jadi diri saya yang tenang.
Setelah beberapa saat saya baru menyadari apa yang telah saya lakukan. Saya paham jika pribadi keras saya sedang bertindak tapi saya tidak bisa menghentikannya, saya merasa sangat menyedihkan dan menjijikkan. Apa yang sebenarnya terjadi? Solusi buat saya? Terimakasih banyak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
satriyodwi7XXXXXXX@gmail.com
Tinggi badan 170 cm, berat badan 45 kg
Jawaban
Dear Sinyo Fio, mengalami perubahan dalam diri pada dasarnya adalah hal yang lumrah terjadi. Terlebih lagi perubahan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Namun, hal yang terjadi pada Sinyo lebih pas disebut sebagai ekspresi emosi dan kondisi regulasi diri yang mungkin belum terlatih secara optimal.
Baca juga: Selain Enak, Makan Cokelat Bisa Bikin Perasaan Jadi Lebih Bahagia
Ada baiknya Sinyo mengamati perubahan emosi dan regulasi diri ketika dihadapkan pada situasi yang tidak menyenangkan dan bagaimana respons serta usaha untuk memperbaiki keadaan.
Baca juga: 5 Manfaat Musik untuk Kesehatan
Jika semakin hari kemampuan menyelesaikan masalah semakin rendah maka Sinyo dapat berkonsultasi dengan psikolog untuk membantu memetakan apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Usahakan jangan membiarkan suatu permasalahan terjadi dan berlarut-larut.
Selamat mencoba.
Ratih Zulhaqqi, M.Psi
Psikolog Anak lulusan Magister Profesi Klinis Anak Universitas Indonesia. Saat ini berpraktik di RaQQi - Human Development & Learning Centre
Jl. Tebet Barat IX No 11 Jakarta Selatan Telp (021) 85585261/96633076. Follow Twitter Ratih: @ratihyepe. (hrn/vit)











































