Menyoal Cedera ACL, Dialami Asnawi Sampai Harus Naik Meja Operasi

Menyoal Cedera ACL, Dialami Asnawi Sampai Harus Naik Meja Operasi

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Jumat, 30 Jan 2026 18:08 WIB
Menyoal Cedera ACL, Dialami Asnawi Sampai Harus Naik Meja Operasi
Asnawi Mangkualam (Foto: Getty Images/Robertus Pudyanto)
Jakarta -

Asnawi Mangkualam mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL). Kondisinya terbilang parah, sehingga harus menjalani operasi dan diperkirakan absen 4-6 bulan.

"Asnawi mendapat cedera ACL dalam latihan dan telah sukses menjalani operasi. Diperkirakan, pemulihan akan memakan waktu 4-6 bulan, tergantung proses rehabilitasi," tulis Port FC, dikutip dari Instagram, Jumat (30/1/2026).

"Kami percaya dengan profesionalisme Asnawi sehingga bisa kembali seperti sedia kala dan menjadi lebih kuat. Semoga lekas pulih, sampai jumpa di musim 2026/27," sambung Port FC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan kondisi ini, membuat wakil kapten Timnas Indonesia tersebut dipastikan absen membela tim Garuda di ajang FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevins, Kepulauan Solomon, dan Bulgaria pada 23-31 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

Mengapa Harus Operasi?

Cedera ACL sendiri dibagi menjadi tiga tingkat keparahan, yakni tingkat 1 yang tergolong ringan dan hanya menyebabkan robekan mikroskopis pada ACL. Robekan ini tidak mengganggu kemampuan sendi lutut.

Lalu tingkat 2, yakni cedera sedang. Lutut mungkin agak tidak stabil dan dapat 'mengalami goncangan' secara berkala saat berdiri atau berjalan.

Paling parah ada di tingkat 3, ACL robek sepenuhnya dan lutut terasa sangat tidak stabil dan membutuhkan operasi.

Dikutip dari Mayo Clinic, tindakan operasi bertujuan untuk membantu pasien, khususnya atlet untuk bisa kembali ke performa terbaiknya. Terlebih aktivitas yang melibatkan lompatan, gerakan memotong, atau berputar.

Selama rekonstruksi ACL, ahli bedah mengangkat ligamen yang rusak dan menggantinya dengan segmen tendon, yakni jaringan yang mirip dengan ligamen yang menghubungkan otot ke tulang.

Rekonstruksi ACL yang berhasil dipadukan dengan rehabilitasi yang ketat biasanya dapat mengembalikan stabilitas dan fungsi lutut.

Secara umum, dibutuhkan waktu hingga satu tahun atau lebih sebelum atlet dapat kembali bermain dengan aman. Dokter dan fisioterapis akan melakukan tes untuk mengukur stabilitas, kekuatan, fungsi lutut.

Halaman 2 dari 2
(dpy/kna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads