Siamy (Wanita, 24 tahun)
kejora_90XXXXXX@yahoo.com
Tinggi 155 cm, berat 51 kg
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila sariawan sampai meradang dan sakitnya menjalar hingga telinga kiri dan kepala sebelah kiri, maka ada kemungkinan besar infeksi. Segeralah memeriksakan diri ke dokter gigi terdekat, apakah ada gigi berlubang atau ada kelainan/gangguan lain di rongga mulut.
Penyebab sariawan beragam, antara lain:
1. kurangnya kebersihan gigi dan rongga mulut,
2. kurang rajin gosok gigi,
3. infeksi (bakteri, virus, atau jamur),
4. kekurangan cairan tubuh,
5. konsumsi obat-obat tertentu,
6. terpapar asap rokok,
7. keganasan yang terkait dengan gangguan/kelainan darah.
Adapun faktor pencetus sariawan, misalnya:
1. stres,
2. cemas,
3. kelelahan,
4. kondisi demam,
5. daya tahan tubuh turun,
6. sering terpapar sinar matahari,
7. trauma (cedera, benturan, jatuh, luka).
Solusinya, dokter akan merekomendasikan terapi sesuai penyebab yang mendasarinya. Misalnya: obat kumur, antibiotik, kortikosteroid topikal, imunomudulator.
Cara alami atasi sariawan antara lain (pilih salah satu):
1. Buah apel dan pepaya dikonsumsi rutin selama minimal seminggu.
2. Buah apel dan pepaya dikupas, dicuci, lalu diblender atau
dijus. Boleh ditambahkan madu. Dikonsumsi rutin 3 x sehari, minimal 7 hari.
3. Oleskan bubuk kopi secukupnya ke bagian yang sariawan. Biarkan maksimal 15 menit. Kumur dengan air yang matang dan bersih.
Lakukan rutin 3x sehari sampai sembuh.
4. Garam dan air matang secukupnya. Buat larutan garam dalam
air hangat. Kumur 3x sehari. Lakukan rutin sampai sembuh.
5. Satu buah kelapa hijau, dibelah, diambil airnya, diminum. Boleh
ditambahkan sedikit garam dan madu murni. Minum 1x sehari,
minimal 7 hari.
Baca juga: Mudah Sariawan Hingga Mengganggu Aktivitas, Apa Sebabnya?
Upaya terpenting adalah menjaga kesehatan mulut dan gigi, menjaga daya tahan tubuh, memerbanyak konsumsi air putih, buah, dan sayur alami sebagai upaya efektif untuk mencegah sariawan berulang.
Baca juga: Solusi untuk Sariawan Berkepanjangan
Demikian penjelasan ini, semoga memberikan solusi.
Salam sehat dan sukses selalu.
dr. Dito Anurogo, bekerja di Indonesian Young Health Professionals' Society (IYHPS). (hrn/vit)











































