Mudah Sariawan Hingga Mengganggu Aktivitas, Apa Sebabnya?

Mudah Sariawan Hingga Mengganggu Aktivitas, Apa Sebabnya?

detikHealth
Kamis, 28 Agu 2014 10:45 WIB
Ditulis oleh:
Mudah Sariawan Hingga Mengganggu Aktivitas, Apa Sebabnya?
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Saya mudah sekali sakit sariawan. Bahkan kadang 2 minggu setelah sembuh, sariawan kambuh lagi. Meskipun tidak sampai parah tapi cukup mengganggu aktivitas saya, seperti ngobrol dengan keluarga, teman atau pelanggan usaha saya. Yang membuat saya sangat ingin tahu adalah apa penyebab dari sariawan dan apa pula tips pencegahan sebelum kambuh lagi? Terimakasih banyak atas tanggapannya.

Arif Joy Maulana (Pria lajang, 29 tahun)
arifjoymaulanaXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi badan 158 cm, berat badan 48 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saudara Arif Joy Maulana yang dirahmati Allah SWT, terimakasih atas kepercayaannya kepada kami. Langsung saja kita menuju ke pokok permasalahan.

Penyebab sariawan diduga multifaktor, antara lain:
1. Infeksi (virus, bakteri, jamur)
2. Keberadaan beragam penyakit sistemik
3. Defisiensi nutrisi (mikroelemen
4. Injuri (cedera/luka) mekanis
5. Fluktuasi kadar hormon atau defek hormonal
6. Stres (emosional/fisik) dan cemas
7. Merokok tembakau
8. Disregulasi imun
9. Alergi (makanan/zat tertentu)
10. Peningkatan stres oksidatif
11. Predisposisi genetik

Pencegahan
Sariawan dapat dicegah dengan cara:
1. Berhenti merokok, termasuk menghindari paparan asap rokok.
2. Mengenali dan berhati-hati saat mengonsumsi makanan tertentu, misalnya: coklat, kopi, kacang, almond, sereal, strawberi, keju, tomat, tepung gandum (mengandung gluten), makanan yang mengandung asam benzoat.
3. Modifikasi efek psikogenik, terapi perilaku kognitif, manajemen stres dan cemas, meningkatkan spiritualitas dan ketakwaan.
4. Segera berobat ke dokter, terutama bila menderita gangguan lambung dan saluran pencernaan serta penyakit sistemik, seperti: chronic inflammatory bowel diseases, penyakit celiac, Crohn, ulcerative colitis, AIDS, dsb).
5. Konsumsi bahan pangan yang kaya akan hematin (zat besi, asam folat, vitamin B12).
6. Untuk mengurangi nyeri akibat sariawan, maka disarankan pemberian vitamin C (ascorbic acid) dengan dosis 2000 mg/hari.

Demikian penjelasan ini, semoga memberikan solusi.

Salam sehat dan sukses selalu.

Dito Anurogo
Penulis 15 buku, berkarya di Comprehensive Herbal Medicine Institute (CHMI), Center for Robotic and Intelligent Machines (CRIM), serta Brain and Circulation Institute of Indonesia (BCII), Surya University, Indonesia.

(hrn/up)

Berita Terkait