Keluar Bercak Darah di Miss V Usai Bercinta, Berbahayakah?

Keluar Bercak Darah di Miss V Usai Bercinta, Berbahayakah?

detikHealth
Jumat, 24 Apr 2015 18:15 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Keluar Bercak Darah di Miss V Usai Bercinta, Berbahayakah?
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Saya sudah mempunyai seorang anak berusia 11 bulan, setelah melahirkan, istri saya menggunakan KB suntik 1 bulan sekali, hanya saja siklus menstruasinya tidak lancar.

Setelah selesai menstruasi kami melakukan hubungan badan. Tapi setiap kali selesai berhubungan badan, dari vagina istri saya suka keluar bercak darah, apakah itu masih darah menstruasi? Tapi anehnya bercak darah itu keluar setiap habis hubungan badan, kadang perut istri saya merasa kram, apakah itu berbahaya dok? Terimakasih.

Arry Harianto (Pria, 35 tahun)
arryharianto0735XXXXX@gmail.com
Tinggi badan 176 cm, berat badan 89 kg

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban

Kadang-kadang kontrasepsi KB suntik, seperti yang istri Anda gunakan dengan suntik KB cyclofem, sebulan sekali, menimbulkan gangguan keseimbangan hormon. Misalnya, haid tidak teratur serta lubrikasi(pelendiran) vagina saat foreplay menjadi tidak optimal.

Baca juga: Miss V Berdarah Saat Bercinta pun Terjadi Pada Wanita yang Sudah Lama Menikah

Bercak darah (spotting) setelah ML bisa darah haid bisa pula akibat iritasi penis pada vagina, karena lubrikasinya tidak optimal, hingga dinding vagina tidak licin, maka terjadilah iritasi, goresan pada dinding vagina oleh batang penis yang menimbulkan bercak darah.

Dianjurkan, agar saat hubungan intim, istri Anda sungguh sedang tidak haid, atau bila saat penetrasi penis terasa lendir vaginanya tidak optimal, gunakanlah jelly (KY-Jelly) saat menjelang penetrasi penis ke dalam vagina.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta. (hrn/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads