Suami rajin berolahraga dan sudah mengurangi rokok, tetapi masih tetap seperti itu. Selain faktor stres dan kelelahan usai bekerja, adakah faktor penyebab lainnya Dok? Mohon saran & solusinya, serta obat apa yang harus suami saya konsumsi? Terimakasih.
Engz (Wanita, 24 tahun)
engXXXXX@gmail.com
Tinggi 157 cm, berat 43 kg
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena Anda baru saja menikah, terlampau dini untuk menyatakan suami Anda mengalami ejakulasi dini (ED) derajat ke-3 (ejakulasi di luar vagina, sebelum penis menyentuh pintu vagina). Masalahnya, hubungan intim suami istri perlu proses pembelajaran. Mulai dari foreplay hingga bisa mencapai orgasme.
Hindari hubungan intim, saat tubuh suami sedang letih atau ia sedang tidak nyaman suasana hatinya. Sementara, lakukan foreplay lebih lama, tunda penetrasi penis ke dalam vagina. Bila gairah seksual sudah mendekati orgasme, barulah suami boleh melakukan penetrasi penis ke dalam vagina.
Bila cara 'tunda penetrasi' sudah dicoba berulang-ulang tetap gagal, dianjurkan Anda berkonsultasi dengan Dokter Keluarga Anda, yang akan memberikan obat yang diminum dan semacam salep (cream) yang dioleskan pada batang penis.
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta
(hrn/up)











































