Suami Terkena Herpes Genital, Bagaimana Agar Aman Bercinta?

Suami Terkena Herpes Genital, Bagaimana Agar Aman Bercinta?

detikHealth
Senin, 13 Jul 2015 18:15 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Suami Terkena Herpes Genital, Bagaimana Agar Aman Bercinta?
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Dokter, suami saya terkena herpes genital, lalu bagaimana yah agar aman dalam bercinta? Apakah saat tidak kambuh boleh melakukan seks oral? Mohon bantuannya ya Dok. Terimakasih.

DS (Wanita, 24 tahun)
DSXXXXXXXX@gmail.com
Tinggi 160 cm, berat 45 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Herpes genitalis adalah infeksi akut pada genitalia (organ kelamin) dengan gejala khas berupa vesikel yang berkelompok pada dasar yang kemerahan (eritem) dan bersifat rekuren (kambuhan). Penyebabnya adalah herpes simpleks virus (HSV) tipe 1 dan tipe 2. HSV tipe 1 tidak bersifat onkogeni (bukan pencetus kanker) sedangkan HSV tipe 2 bisa bersifat onkogeni.

Kendatipun virus ini menjalar dan hidup pada serabut saraf sensorik dan ganglion saraf regional, berdiam di sana dan bersifat laten, tapi bersifat rekuren (kambuhan). Pencetus infeksi rekuren adalah hal-hal sbb: menstruasi, trauma melalui coitus (hubungan seksual), seks oral, demam, gangguan pencernaan, stres emosi, kelelahan, alergi makanan dan obat-obatan.

Dengan demikian, saat herpes simpleks pasangan Anda 'tidak kambuh' amat berisiko bagi Anda melakukan seks-oral dengan dia, karena salah satu pemicu kekambuhan seperti tersebut di atas adalah seks oral.

Dianjurkan untuk Anda yang belum tertular herpes ini, melakukan imunisasi: Imunisasi pasif dengan injeksi gamma globulin dan interferon. Imunisasi aktif dengan vaksin lupidon H (pencegah HSV tipe 1 dan Vaksin Lupidon G (pencegah HSV tipe 2). Saat ini dipasarkan vaksinasi pencegah kanker mulut rahim (cerviks) yang berkhasiat pula mencegah herpes genitalis, dengan nama dagang 'gardasil'.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(hrn/vta)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads