Pertanyaan saya, dari hasil analisis tersebut apakah hal itu penyakit atau bukan? Dan apakah hal tersebut bisa disembuhkan? Dan apakah masih bisa asthenoteratozoospermia itu membuahi sel telur?
Sampai sekarang saya belum pergi ke speasialis andrologi karena di Bogor masih jarang dokter andrologi. Untuk mengatasinya saya coba menerapkan pola hidup sehat dulu pada suami saya. Itu saja yang ingin saya tanyakan, atas waktunya saya ucapkan terimakasih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
selviXXXXX@gmail.com
Tinggi 155 cm, berat 49 kg
Jawaban
Hasil analisa sperma suami Anda: asthenoteratozoospermia. Penjelasannya sbb: Asteno adalah gangguan pergerakan (motilitas) sel jantan (spermatozoa). Terato adalah jumlah bentuknya sel jantan banyak yang abnormal.
Gangguan ini masih bisa diobati, Anda tidak usah risau. Disarankan Anda dan suami berkonsultasi di klinik fertilitas RS Harapan Kita, Jl S Parman, Jakarta Barat. Tidak jauh dari kota Anda, Bogor.
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta
(hrn/vit)











































