Mr P Loyo Pasca Serangan Jantung, Bagaimana Solusinya?

Mr P Loyo Pasca Serangan Jantung, Bagaimana Solusinya?

detikHealth
Kamis, 07 Des 2017 17:10 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Mr P Loyo Pasca Serangan Jantung, Bagaimana Solusinya?
Mr P loyo pasca serangan jantung/Foto: Thikstock
Jakarta - Pada april 2014, saya kena serangan jantung. Namun saat akan dipasang ring, dokter menyimpulkan tidak perlu ring karena hanya 20 persen. Yang menjadi pertanyaan mengapa kekerasan Mr. P mengalami penurunan hampir 50 persen? Mohon solusi Dok.

X (Laki-laki, 52 tahun)

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengingat usia Anda, 52 tahun, sudah lazim rigiditas (kekerasannya) Mr P berkurang. Ditambah pula dengan serangan jantung yang Anda alami yang penyempitannya (calcium score hanya 20 persen), petunjuk adanya plaque (kerak) pada pembuluh darah jantung (arteri koronaria).

Kerak ini biasa terjadi pula pada corpus cavernosa batang penis. Akibatnya, mengganggu mekanisme kerja corpus cavernosa yang tugasnya membendung darah dalam batang penis, hingga terjadi ereksi penis yang keras dan tegang.

Anda tidak usah risau. Kelak, bila Anda naik ke lantai 2 gedung, Anda tidak megap-megap dan nyeri dada, petunjuk kondisi jantung Anda dalam proses membaik. Apabila Anda sudah dibebaskan mengonsumsi obat pelebar arteri jantung, yaitu isorbite-dinitrate; maka Anda boleh menyoba obat erektogenik: sildenafil, Tadalafil, vardenafil, yang diminum 1 jam sebelum hubungan intim. Tentu saja, obat tersebut boleh dikonsumsi setelah memperoleh persetujuan dari Dokter Keluarga Anda.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta. (hrn/fds)

Berita Terkait