Bumetanide merupakan obat jenis loop diuretic (water pill) yang mencegah tubuh dari penyerapan garam yang terlalu banyak, sebagai gantinya, membiarkan garam keluar melalui urine.
Indikasi:
Untuk mengobati kekurangan cairan (edema) pada penderita gagal jantung kongestif, penyakit hati, atau gangguan ginjal seperti sindrom nefrotik.
Dosis:
- 1-2 mg melalui otot (intra musculer) atau melalui pembuluh darah (intra venous), injeksi diberikan selama 2 menit.
- Boleh diulang dalam waktu 20 menit jika diperlukan, atau
- Injeksi melalui pembuluh darah (IV infusion): 2-5 mg melalui pembuluh darah (intra venous) selama 30-60 menit.
- Boleh diulangi dalam 2-3 jam jika diperlukan.
- Dosis maksimum: 10 mg/hari
- 0.5-2 mg/hari melalui mulut (per oral), 1 kali sehari.
- Dosis maksimum: 10 mg/hari
Efek Samping:
- Efek endokrin & metabolik (hiponatremia, hipokalemia, dan hypochloremic alkalosis khususnya setelah dosis besar atau perpanjangan pemberian, hiperglikemia, glikosuria, hiperuricemia, dan bisa mempercepat encok).
- Tanda-tanda ketidakseimbangan: sakit kepala, kram otot, mulut kering, hipotensi, kehausan, kelemahan, keadaan mengantuk, dan lain-lain).
- Efek lainnya yang agak jarang: mengaburkan penglihatan, kepeningan, hipotensi ortostatik, ruam kulit dan reaksi hipersensitif, tinnitus.
- Hindari penggunaan pada pasien dengan insufisiensi anuria atau ginjal yang diakibatkan oleh obat-obatan nephrotoxic atau hepatoxic, atau yang disebabkan oleh hepatic coma.
- Gunakan dengan hati-hati pada pasien yang memiliki atau yang berisiko mengalami ketidakseimbangan cairan dan elektrolit, pada pasien dengan hiperplasia prostatik atau perusakan mikturisi, pasien dengan cirrhosis hati lebih mungkin mengembangkan hipokalemia dan pasien dengan gagal jantung akut lebih mungkin menderita hiponatremia, gunakan dengna hati-hati pada pasien yang diduga memiliki encok.
- Awasi pasien untuk tanda-tanda ketidakseimbangan cairan dan elektrolit.











































