Moxonidine adalah obat antihypertensive yang digunakan untuk pengobatan hipertensi ringan hingga sedang. Monoxidine mungkin memiliki peran apabila thiazides, beta-blockers, ACE inhibitors dan calcium channel blockers tidak sesuai atau gagal dalam mengendalikan tekanan darah. Sebagai tambahan, obat ini menunjukkan pengaruh yang baik dalam parameter sindrom resistensi insulin, nampak bebas dari pengurangan tekanan darah.
Indikasi:
Untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi).
Dosis:
- Dosis awal: 0.2 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari
- Boleh tingkatkan dosis setelah 3 minggu menjadi 0.4 mg/hari melaui mulut (per oral) 1 kali sehari atau dengan dosis yang dibagi.
- Dosis maksimum: 0.6 mg/hari dengan dosis dibagi
Efek Samping:
- Efek CNS (keadaan mengantuk, kepeningan, sakit kepala, depresi, kecemasan, kelelahan, gangguan tidur, impotensi); Efek GI (konstipasi, mabuk, anoreksia); Efek GU (sulit buang air kecil, incontinece); Efek CV (hipotensi ortostatik, penyimpanan cairan).
- Efek lainnya yang tidak umum: Bradycardia, gangguan ECG, gagal jantung, halusinasi, dan lain-lain.
Instruksi Khusus:
- Hindari apda pasien dengan gangguan konduksi, arrhythmias akut, bradycardia, gagal jantung akut, penyakit jantung isemik akut, kerusakan ginjal atau hati parah, intermittent claudication atau penyakit Raynaud, penyakit Parkinson, epilepsi, glukoma atau depresi dan pasien yang memiliki riwayat angioedema.
- Pasien dalam pengobatan jangka panjang tidak boleh berhenti secara tiba-tiba.











































