Methyldopa adalah obat jenis alpha-2 receptor agonist. Methyldopa menurunkan tekanan darah dengan cara mengurangi kadar kimia tertentu dalam darah. Hal ini membuat pembuluh darah (vena dan arteri) mengendur dan jantung berdetak dengan lebih lambat dan mudah.
Indikasi:
Untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi).
Dosis:
- Dosis awal: 250 mg melalui mulut (per oral), 2-3 kali sehari.
- Boleh tingkatkan atau kurangi dosis tidak lebih sering dari jarak 2 hari, hingga efek yang diinginkan tercapai.
- Dosis maksimum: 3 gr/hari
Efek Samping:
- Kebanyakan efek samping bersifat sementara atau dapat diubah.
- Efek CNS (keadaan mengantuk, kepeningan, lightheadedness, sakit kepala, kelemahan, kelelahan, impotensi, gangguan tidur, paraesthesia, depresi, dan lain-lain); Efek CV (hipotensi postural, penyimpanan cairan, edema dan bisa menyebabkan angina); Efek GI (N/V, diare, konstipasi, pankreatitis yang jarang, radang usus besar, atau luka di lidah); EFek Hematologis (thrombocytopenia, leucopenia, hemolyticanemia, dan granulocytopenia telah terjadi); reaksi hipersensitivitas.
Instruksi Khusus:
- Hindari pada pasien dengan penyakit hati atau depresi.
- Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan kerusakan fungsi ginjal atau hati, pasien yang memiliki riwayat hemolytic anemia, penyakit hati atau depresi dan pasien penderita parkinsonisme.
- CBC harus diukur secara nertahap selama 6-12 minggu pertama dari pelaksanaan terapi atau jika pasien mengembangkan demam yang tidak jelas penyebabnya.











































