Jakarta - Spekulasi bahwa pandemi COVID-19 merupakan rekayasa yang direncanakan, kembali mencuat gara-gara skandal Epstein. Sebuah dokumen memuat frasa "follow-up recommendations and/or technical specifications for strain pandemic simulation", yang kerap ditafsirkan sebagai bukti perencanaan pandemi.
Dalam konteks kesehatan masyarakat, istilah strain pandemic simulation merujuk pada simulasi dan kajian skenario pandemi berbasis varian penyakit yang bersifat hipotesis. Lazim digunakan dalam latihan kesiapsiagaan. Lebih detail tentang 'simulasi pandemi' dapat dibaca DI SINI.