Benarkah Punya Tulang Besar Bikin Orang Lebih Gampang Gemuk?
Polling

Benarkah Punya Tulang Besar Bikin Orang Lebih Gampang Gemuk?

asian fat women , Fat girl , Chubby, overweight squeeze belly fat with measure tape on her neck - Woman diet lifestyle overweight problem concept
Foto: Getty Images/iStockphoto/Suphaporn
Jakarta - "Memang dari dulu tulangnya besar." Kalimat ini sering digunakan untuk menjelaskan berat badan berlebih. Tak jarang, kondisi obesitas dinormalisasi dengan anggapan bahwa struktur rangka tubuh adalah penyebab utama seseorang terlihat gemuk.

Secara ilmiah, obesitas terjadi ketika asupan energi secara konsisten melebihi energi yang digunakan tubuh. World Health Organization (WHO) menyebut obesitas sebagai kondisi penumpukan lemak berlebih yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Faktor genetik memang berperan dalam mengatur nafsu makan, metabolisme, hingga distribusi lemak, tetapi bukan satu-satunya penentu.

Menariknya, massa tulang pada orang dewasa rata-rata hanya menyumbang sekitar 12-15 persen dari total berat badan. Variasi ukuran rangka tubuh memang ada, tetapi perbedaannya relatif kecil dan tidak cukup untuk menjelaskan kenaikan berat badan dalam jumlah besar. Lantas, jika bukan semata-mata karena "tulang besar", faktor apa yang sebenarnya paling berpengaruh terhadap obesitas?

Ikuti Polling lainnya
Hide Ads