Banyak orang menganggap operasi untuk membetulkan mata juling hanya bisa dilakukan saat masih anak-anak. Kabar baiknya, para ahli mata menegaskan tidak ada kata terlambat karena operasi semacam ini masih bisa dilakukan sampai dewasa.
Anggapan bahwa mata juling pada orang dewasa tidak bisa menjalani operasi mata juling didasari sejumlah alasan. Ada yang mengatakan bahwa operasi mata juling tidak bisa dilakukan lagi setelah usia tertentu, ada juga yang mengatakan operasinya pasti lebih rumit.
"Tidak ada satupun yang betul. Informasi yang salah seperti ini bisa datang dari teman, dokter keluarga dan bahkan ahli mata," kata Dr James McDonnell, seorang ahli mata dari Loyola University Medical Center seperti dikutip dari Sciencedaily, Jumat (28/9/2012).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk membetulkan mata juling pada orang dewasa, Dr McDonnell memang menggunakan teknik yang berbeda dari yang diterapkan pada pasien anak. Namun pada intinya tetap sama, yakni bertujuan untuk membetulkan otot yang mengatur pergerakan bola mata.
Risikonya tentu saja selalu ada. Meski diakui sangat jarang, operasi membetulkan mata juling juga bisa menyebabkan infeksi dan kerusakan retina pada beberapa pasien.
Oleh karenanya, tidak semua pasien mata juling disembuhkan Dr McDonnell lewat operasi. Beberapa cuma disuntik botox (botulinum toxin) untuk melemahkan bagian otot yang terlalu kuat, agar seimbang dan tidak terlalu kencang menarik bola mata dari sisi yang lemah.
Mata juling atau strabismus umumnya diderita sejak masih kecil. Namun beberapa orang baru mengalaminya setelah dewasa, sebagai akibat dari berbagai gangguan kesehatan misalnya stroke, tumor atau cedera otak dan banyak juga yang menganggap bargi orang dewasa tidak ada lagi terapi untuk mata juling.
(up/ir)











































