Hanya saja sebagian besar dari responden tersebut adalah ibu yang tidak bekerja. Lantas bagaimana dengan ibu yg bekerja?
"Apresiasinya tidak harus pas pertama kali anak melakukannya. Yang namanya pertama itu kita tinggal di rumah aja bisa kelewatan. Kita lagi di kamar mandi tiba-tiba anak kita bisa berdiri, kelewatan deh. Kita lagi masak, dia tahu-tahu bisa ngomong, yah kelewatan lagi," terang psikolog Rosdiana Setyaningrum, M.Psi., MHPed.
Hal ini disampaikan Rosdiana dalam acara 'Pentingnya Merayakan Momen Wow untuk Tahap Tumbuh Kembang si Kecil' yang digelar Frisian Flag di Balai Pamungkas, Yogyakarta, Seperti ditulis Jumat (6/6/2014).
Untuk itu, apresiasi dapat diberikan ketika pertama kali orang tua melihat anaknya melakukan hal yang sebelumnya belum bisa ia lakukan atau yang disebut 'Momen Wow' tadi. Jadi tidak harus pertama kali dia melakukan.
Akan tetapi psikolog yang akrab dipanggil Diana itu juga mengatakan ada perbedaan persepsi tentang 'prestasi' anak bagi orang tua yang bekerja dan tidak. Menurutnya, orang tua yang bekerja lebih bahagia bila tahu anaknya sudah bisa mandiri. Sedangkan orang tua yang tidak bekerja merasa bangga jika anaknya bisa membantu mereka melakukan atau meringankan pekerjaan rumah tangga.
"Yang jelas dua-duanya bagus karena sama-sama menunjukkan kemandirian," tegasnya.
Diana menambahkan cara orang tua memberikan apresiasi sangat beragam. Menurut survei yang sama, sebagian besar cenderung memberikan hadiah, pujian, memeluk si anak, dan mengajak jalan-jalan. "Namun bagusnya hadiah berupa materi itu tidak boleh sering-sering dikasih. Karena anak nanti terbiasa untuk minta sesuatu atau imbalan berupa barang," katanya.
Cara memberikan apresiasi yang ideal dilakukan orang tua antara lain:
1. Pujian
2. Pelukan
3. Waktu yang diluangkan orang tua untuk bersama anak. "Biasakan 'hadiah' itu berupa waktu untuk bersama anak. Ngapain? Habiskan dengan mengerjakan sesuatu yang mereka suka, BUKAN yang kita suka lho," tutur Diana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau misalnya anaknya sudah agak besar, orang tua harus dapat menunda. Misal untuk apresiasi berupa mengajak anak jalan-jalan, Diana menyarankan agar hal ini baru dilakukan setelah anak mencapai prestasi tertentu 3-5 kali.
(iva/up)











































