Hindari Makan di Area Ini Jika Tak Ingin Badan Makin Melar

Hindari Makan di Area Ini Jika Tak Ingin Badan Makin Melar

- detikHealth
Minggu, 01 Feb 2015 16:02 WIB
Hindari Makan di Area Ini Jika Tak Ingin Badan Makin Melar
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Berat badan yang ideal pastinya akan selalu dipertahankan oleh setiap orang yang sudah memilikinya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memperhatikan area mana saja yang bisa membuat badan melar. Lho, kok bisa?

Pasalnya, ada beberapa area yang memungkinkan Anda untuk makan tapi nyatanya, area tersebut justru membuat Anda tak terlalu sadar dengan berapa banyak kalori yang diasup hingga tubuh pun makin melar. Di mana saja? berikut rangkumannya seperti ditulis pada Minggu (1/2/2015):

1. Berdiri di dapur

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Ketika berdiri di dapur untuk ngemil, Anda cenderung dikelilingi oleh makanan. Akibatnya, keinginan untuk makan lagi dan lagi terus muncul. Ditambah, ketika Anda dengan sengaja berdiri di depan kulkas yang terbuka. Beragam stok makanan bisa Anda lahap tanpa memperhitungkan jumlah kalorinya.

Maka dari itu, baiknya ambil makanan yang Anda inginkan dan fokus pada satu makanan saja. Kemudian, tuang ke dalam mangkuk atau piring yang kecil untuk 'menipu' otak bahwa makanan yang Anda konsumsi dalam porsi besar.

2. Sambil menyetir di mobil

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Ketika makan dalam perjalanan, banyak orang cenderung memilih makanan siap saji yang mudah dikonsumsi misalnya kentang goreng atau burger. Selain itu, sambil menyetir pastinya proses makan akan lebih cepat dan akibatnya Anda tak terlalu memperhatikan kalori yang diasup.

Beda keadaannya ketika pasangan yang menyuapi Anda atau minimal, makanan yang dibawa adalah bekal dari rumah yang sudah disesuaikan porsinya.

3. Di depan TV

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Saat asyik makan sambil menonton TV, perhatian bukannya pada jumlah makanan yang dikonsumsi tetapi pada acara TV. selain itu, paparan iklan pada TV bisa saja menimbulkan keinginan makan Anda secara tiba-tiba.

4. Di meja kerja

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Sebaiknya, luangkan waktu 15-20 menit untuk istirahat makan siang Anda di pantry. Sebab, makan di meja kerja sama halnya dengan mencomot makanan ketika mengemudi. Perhatian Anda tak fokus pada makanan yang dikonsumsi tetapi pada layar komputer.

Ketika Anda makan dengan cepat dan tidak memperhatian tiap gigitan, otak bisa tidak lagi mengenali tanda perut sudah kenyang atau belum. Sehingga, risiko perut terasa lapar terus bisa saja terjadi.

5. Di tempat tidur

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Selain membuat tempat tidur tidak higienis, makan di tempat tidur hanya akan membuat Anda lebih malas. Apalagi, kerap kali ketika di tempat tidur posisi makan tidak dihiraukan. Misalnya, bisa saja seseorang makan sambil tengkurap atau telentang. Terkecuali dalam keadaan sakit, akan lebih baik jika makan diusahakan di meja makan.
Halaman 2 dari 6
Ketika berdiri di dapur untuk ngemil, Anda cenderung dikelilingi oleh makanan. Akibatnya, keinginan untuk makan lagi dan lagi terus muncul. Ditambah, ketika Anda dengan sengaja berdiri di depan kulkas yang terbuka. Beragam stok makanan bisa Anda lahap tanpa memperhitungkan jumlah kalorinya.

Maka dari itu, baiknya ambil makanan yang Anda inginkan dan fokus pada satu makanan saja. Kemudian, tuang ke dalam mangkuk atau piring yang kecil untuk 'menipu' otak bahwa makanan yang Anda konsumsi dalam porsi besar.

Ketika makan dalam perjalanan, banyak orang cenderung memilih makanan siap saji yang mudah dikonsumsi misalnya kentang goreng atau burger. Selain itu, sambil menyetir pastinya proses makan akan lebih cepat dan akibatnya Anda tak terlalu memperhatikan kalori yang diasup.

Beda keadaannya ketika pasangan yang menyuapi Anda atau minimal, makanan yang dibawa adalah bekal dari rumah yang sudah disesuaikan porsinya.

Saat asyik makan sambil menonton TV, perhatian bukannya pada jumlah makanan yang dikonsumsi tetapi pada acara TV. selain itu, paparan iklan pada TV bisa saja menimbulkan keinginan makan Anda secara tiba-tiba.

Sebaiknya, luangkan waktu 15-20 menit untuk istirahat makan siang Anda di pantry. Sebab, makan di meja kerja sama halnya dengan mencomot makanan ketika mengemudi. Perhatian Anda tak fokus pada makanan yang dikonsumsi tetapi pada layar komputer.

Ketika Anda makan dengan cepat dan tidak memperhatian tiap gigitan, otak bisa tidak lagi mengenali tanda perut sudah kenyang atau belum. Sehingga, risiko perut terasa lapar terus bisa saja terjadi.

Selain membuat tempat tidur tidak higienis, makan di tempat tidur hanya akan membuat Anda lebih malas. Apalagi, kerap kali ketika di tempat tidur posisi makan tidak dihiraukan. Misalnya, bisa saja seseorang makan sambil tengkurap atau telentang. Terkecuali dalam keadaan sakit, akan lebih baik jika makan diusahakan di meja makan.

(rdn/up)

Berita Terkait