Baca juga: Memakan Waktu 12 Jam, Tumor Raksasa Anak Ini Berhasil Diangkat
Pria yang hanya diketahui bernama Sambany ini mengaku tumor ini berawal dari sebuah benjolan di pipi kirinya saat usianya masih 20-an tahun. Lama-kelamaan, tumornya tumbuh membesar, hingga kepala Sambany harus sedikit miring untuk mengimbanginya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak mau menunggu lama, Sambany pun bergegas menuju pelabuhan dengan ditemani seorang cucu laki-lakinya. Hanya saja karena Sambany tinggal di pedalaman, ia mengaku harus berjalan kaki selama 72 jam atau tiga hari untuk mencapai pelabuhan.
Sesampainya di pelabuhan Toamasina, kru Mercy Ships sempat ragu melihat kondisi Sambany. Mereka mengaku tak pernah menangani pasien dengan tumor sebesar itu. Beruntung setelah menjalani pemeriksaan, mereka pun berkenan mengoperasi Sambany. Saat itu ia ditangani oleh dokter ahli anestesi asal Inggris, Dr Michael McBrien.
Prosedur ini bisa dibilang yang paling menantang bagi kru Mercy Ships sendiri, apalagi tumor Sambany merupakan tumor paling besar yang pernah mereka coba tangani dalam kiprah mereka selama 30 tahun. Operasi berlangsung selama 12 jam dan hasilnya, tim dokter berhasil mengangkat tumor seberat 7,46 kg. Wow!
Selepas operasi, Sambany yang diperkirakan berusia 60-an tahun itu disodori cermin agar ia bisa melihat kondisinya sekarang. Ia pun langsung mengungkapkan kebahagiaannya. "Saya menyukainya, dan saya sangat sangat bahagia," tuturnya seperti dikutip dari mercyships.org.uk, Rabu (18/2/2015).
Sambany rencananya akan menghabiskan waktu beberapa bulan ke depan untuk menjalani pemulihan pasca operasi.
Baca juga: Tumor Sebesar Bola Sepak Tumbuh di Rahang Remaja asal Kongo
(lil/up)











































