Dua orang warga Cipondoh, Tangerang dipastikan meninggal akibat virus flu burung H5N1. Kedua warga tersebut adalah ayah dan anak dengan inisial T (40) dan MI (2). Tak lama, istri dan anak T lainnya dirawat di RSUP Persahabatan. Namun untungnya mereka dinyatakan negatif flu burung.
Adalah Kepala Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FKUI-RSUP Persahabatan, dr Budhi Antariksa, SpP(K) membenarkan bahwa ada anggota keluarga pasien T yang dirawat di RS Persahabatan. Jumlah anggota keluarga yang dirawat ada tiga orang yakni istri dari T, anaknya, dan salah satu anggota keluarga lain.
"Iya saat ini istrinya dirawat di Persahabatan. Sama anaknya yang satu lagi dan ada satu orang saudara juga. Totalnya ada tiga orang yang dirawat," tutur dr Budhi, ditemui di Hotel Ritz Carlton, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Prof Tjandra Yoga Aditama, Kepala Balitbangkes sekaligus salah satu dokter di RSUP Persahabatan mengatakan kondisi terakhir anggota keluarga yang dirawat di RSUP Persahabatan dalam kondisi baik. Mereka tidak mengalami demam dan panas tinggi seperti gejala umum pasien flu burung.
"Istri dan anaknya yang satu lagi baik. Semalam saat masuk Persahabatan baik, hari ini baik. Masuk dia nggak demam cuma sebagai prosedur standar saja. Hasil labnya selain PCR baik, PCRnya nanti saya update ya," ujarnya.
Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2ML) Kementerian Kesehatan, dr Sigit Priohutomo, MPH mengatakan bahwa pemeriksaan yang dilakukan terhadap keluarga pasien T sudah sesuai prosedur. Seluruh anggota keluarga serta orang yang pernah melakukan kontak dengan kedua pasien harus diambil sampel dari usap tenggoroknya untuk dilakukan tes di laboratorium.
"Semua yang melakukan kontak sudah kita kejar, termasuk petugas kesehatan yang menanganinya" tuturnya.
Baca juga: Setelah Ebola, Nigeria Kini Diserang Wabah Flu Burung H5N1
(mrs/vit)











































