dr Nindita Hapsari Susanti, SpKK dari Klinik Bintaro Skin House, Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa uban sendiri terjadi akibat rambut berhenti menghasilkan pigmen yang memberikan warna pada rambut.
"Folikel rambut mengandung sel pigmen yang memproduksi melanin. Ketika melanin berhenti diproduksi, rambut akan kehilangan warnanya," ujar dr Nindita kepada detikHealth, seperti ditulis pada Rabu (1/4/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Punya Jenggot, Wanita Ini Sempat Minder dan Ketakutan Saat Keluar Rumah
Faktor lainnya yang berperan adalah merokok dan stres. Kekurangan nutrisi yang dapat memengaruhi produksi melanin, misalnya protein, vitamin B12, zat besi dan tembaga dapat menjadi penyebab uban pada usia muda.
"Begitupun gangguan saluran cerna yang dapat menghambat penyerapan nutrisi. Anemia, penyakit kelenjar tiroid, kurangnya kadar hormon adrenokortikotopik, alfa MSH dan beta endorfin dapat berperan dalam terjadinya uban pada usia muda," imbuh dr Nindita.
Sejauh ini memang belum ada pengobatan yang cukup memuaskan untuk mengobati uban pada usia muda. Namun setidaknya perlu diketahui beberapa perawatan sederhana untuk menjaga kesehatan rambut yang beruban.
"Pada saat keramas gunakan sampo yang lembut dan bila perlu gunakan kondisioner. Keramaslah dengan frekuensi sesuai kebutuhan. Gunakan air biasa yang tidak terlalu panas untuk keramas dan membilas rambut. Hindari pemakaian produk-produk kimiawi berlebih dan penggunaan perawatan rambut dengan suhu panas," lanjutnya.
Baca juga: 10 Hal Soal Rambut Kemaluan Ini Bisa Jadi Bikin Anda Tercengang (1)
(ajg/vta)











































