Penelitian yang baru saja dipublikasikan di jurnal Neurology tersebut dikerjakan oleh para ilmuwan dari University of Leipzig di Jerman. Para ilmuwan melakukan pengamatan selama 8 tahun terhadap 1.054 partisipan berusia 75 tahun.
Sebelum dan sesudah pengamatan, para ilmuwan melakukan pemeriksaan fungsi otak yang mencakup daya ingat dan kemampuan berpikir. Mereka juga melacak riwayat stres di tempat kerja melalui wawancara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Pangkas Risiko Penyakit Jantung, Pekerja Kantoran Butuh Kantor Ramah Jantung
"Penelitian kami penting karena ini menunjukkan tipe perkerjaan yang Anda lakukan sepanjang karir mungkin lebih signifikan bagi kesehatan otak dibandingkan pendidikan," kata sang peneliti, Francisca S Then, PhD seperti dikutip dari Health.com, Senin (4/5/2015).
Pesan yang ingin disampaikan para ilmuwan lewat penelitian ini adalah bahwa setiap tantangan di tempat kerja selalu punya sisi positif. Dalam hal ini, pekerjaan yang banyak dikeluhkan karena menyebabkan stres justru membuat fungsi otak lebih awet.
Baca juga: 4 Kebiasaan Buruk yang Bisa 'Membunuh' Para Pekerja Kantoran (AN Uyung Pramudiarja/AN Uyung Pramudiarja)











































