Bukan Hanya Pada Lansia, Nyeri Sendi Juga Bisa Dialami Anak Muda

Bukan Hanya Pada Lansia, Nyeri Sendi Juga Bisa Dialami Anak Muda

M Reza Sulaiman - detikHealth
Rabu, 20 Mei 2015 15:23 WIB
Bukan Hanya Pada Lansia, Nyeri Sendi Juga Bisa Dialami Anak Muda
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Nyeri sendi atau yang dalam istilah medis dikenal sebagai osteoarthritis sering dikaitkan sebagai penyakit orang lanjut usia (lansia). Padahal menurut pakar, nyeri sendi juga bisa dialami anak muda.

dr Karina Besinga, SpOT(K) dari Siloam Hospital Kebon Jeruk mengatakan nyeri sendi juga bisa terjadi pada usia muda atau di bawah 40 tahun. Penyebab utamanya adalah riwayat cedera yang belum sembuh secara sempurna.

"Kalau yang muda itu di bawah 40 tahun dan lebih sering dialami pria. ‎Biasanya karena ada riwayat cedera yang belum sembuh ditambah dengan aktivitas sehari-hari yang membebani sendi lutut atau panggul," tutur dr Karina, dalam temu media di PX Pavilion, Puri Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (20/5/2015).

Dikatakan dr Karina ada dua penyebab utama mengapa seseorang bisa mengalami nyeri sendi di usia muda. Penyebab pertama adalah faktor risiko umum seperti berat badan berlebih, gaya hidup tidak sehat dan pernah mendapat cedera.

Baca juga: Artritis Reumatoid, Radang Sendi yang Dapat Menimbulkan Kecacatan

Faktor kedua adalah genetik, dalam artian seseorang lahir dengan bantalan tulang yang lebih tipis daripada orang lain. Nah, orang-orang dengan kondisi ini yang rentan mengalami nyeri sendi di usia muda.

"Bantalan tulang kan dari lahir beda-beda untuk setiap orang. Ada yang memang secara genetik tipis, lalu dipakai aktivitas atau pernah cedera. Umur 15 tahun sudah bisa merasakan nyeri sendi," ungkapnya.

Kondisi sebaliknya dialami oleh orang dengan bantalan tulang yang lebih tebal. Meski berat badan berlebih, mungkin saja orang tersebut tidak merasakan nyeri sendi hingga usianya sudah 80 tahun.

Baca juga: Kondisi Langka Bikin Pria Ini Seperti Karet, Bisa Berputar 180 Derajat

Yang harus diingat adalah‎ nyeri sendi merupakan penyakit degeneratif. Dr dr Franky Hartono, SpOT(K) Kepala Divisi Hip, Knee and Geriatruc Trauma Orthopaedic Center, Siloam Hospitals Kebon Jeruk mengatakan bahwa setiap orang pasti akan mengalaminya ketika sudah lanjut usia.

"Pengapuran, kerusakan tulang, tulang keropos itu pasti dialami lansia. Tinggal seberapa parah saja kerusakannya untuk menentukan pengobatan yang dilakukan," pungkasnya.

(M Reza Sulaiman/Nurvita Indarini)

Berita Terkait