Ibu Ini Sadar dari Koma Setelah Bayinya Ditidurkan di Sampingnya

Ibu Ini Sadar dari Koma Setelah Bayinya Ditidurkan di Sampingnya

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Kamis, 28 Mei 2015 10:05 WIB
Ibu Ini Sadar dari Koma Setelah Bayinya Ditidurkan di Sampingnya
Birmingham - Terinfeksi virus langka, myocarditis membuat Holli Cheung (36) berada dalam keadaan kritis. Kerja jantung dan paru-parunya harus disokong oleh mesin. Namun, siapa sangka keajaiban terjadi ketika bayi Holli yang berusia 3 bulan, Jordan ditidurkan di samping Holli selama beberapa jam.

Kejadian ini bermula pada tahun baru 2015 lalu, Holli merasa kelelahan dan pergi ke dokter. Ia pun disuruh kembali ke rumah karena diduga hanya kelelahan mengurus Jordan. Namun, saat di rumah tiba-tiba Holli pingsan hingga ia dilarikan ke Birmingham's Queen Elizabeth Hospital.

Saat itu, dokter mendiagnosis Holli mengalami myocarditis hingga tim medis melakukan tindakan CPR selama 45 menit untuk menyelamatkan hidupnya. Untuk memancing detak jantungnya, tim medis lantas memasangkan mesin di tubuh Holli. Ia bahkan sudah dimasukkan ke daftar pasien transplantasi jantung.

"Selama sepuluh hari dalam keadaan koma saya tidak bisa merasakan apa-apa. Selama itu pula semua anggota keluarga menghias kamar dengan foto dan gambar Jordan hingga mereka menyebutnya sebagai Jordan Suites. Beberapa hari kemudian, suami saya, Jason berinisiatif menidurkan Jordan di samping saya," tutur Holli seperti dilaporkan Birmingham Mail dan dikutip pada Kamis (28/5/2015).

Baca juga: Kata Dokter, Pasien Seperti Ini Lho yang Butuh Transplantasi Jantung

Keajaiban pun terjadi. Selang beberapa jam setelah Jordan ditidurkan di samping Holli, jantung Holli mulai berdetak perlahan. Kala itu, Holli mengaku hanya tahu bahwa paramedis mengelilingi dia dan Holli bisa merasakan kehadiran Jordan di sampingnya.

"Bayi saya menyelamatkan saya. Inilah bukti keterikatan batin antara ibu dan anaknya. Dia membuat saya tetap berjuang dan lebih kuat untuk bisa pulih kembali. Pasca dua minggu jantung saya berdetak lagi, mesin penyokong mulai dilepas dan kini kurang lebih tiga bulan usai mengalami kondisi kritis saya bisa benar-benar pulih," tutur Holli.

Sebagai rasa terima kasih pada Birmingham's Queen Elizabeth Hospital, Holli akan berpartisipasi dalam Birmingham Color Run untuk mengumpulkan uang yang akan disumbangkan ke Critical Care Unit di Rs tersebut.

Baca juga: Sepulang dari Liberia, Pria Ini Terjangkit Virus Langka dan Meninggal

(rdn/up)

Berita Terkait