Sebuah penelitian terbaru di jurnal Neurology menyebut risiko tumor otak yang disebut meningioma meningkat 54 persen pada orang dengan masalah obesitas. Bahkan pada overweight, peningkatan risiko tumor tersebut mencapai 21 persen.
Penelitian ini mengamati 2 jenis tumor otak paling umum, yakni glioma dan meningioma. Di antara 120 jenis tumor otak, keduanya berkontribusi pada 70 persen kasus tumor otak. Meningioma berasal dari jaringan selaput otak dan sumsum tulang, sedangkan glioma berasal dari sel otak dan sistem saraf.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil penelitian menunjukkan, gemuk-tidaknya seseorang berhubungan dengan peningkatan risiko meningioma tetapi bukan glioma. Walau demikian, peneliti belum bisa menyimpulkan secara pasti bagaimana keduanya bisa berhubungan.
"Kenapa obesitas mungkin berhubungan dengan meningioma dan bukan glioma, masih belum jelas," kata Gungula Bahrens dari University of Regensburg di Jerman yang terlibat dalam penleitian ini, dikutip dari Livescience, Minggu (20/9/2015).
Untungnya, tumor otak meningioma bisa ditangani dengan baik dengan teknologi yang ada saat ini. Tingkat kesembuhan atau 5-year survival rate untuk penyakit ini mencapai 65 persen, jauh lebih baik dibandingkan glioma yang lebih agresif dengan 5-years survival rate hanya 10 persen.
Baca juga: Di Stadium Lanjut, Melanoma Bisa Menyebar Hingga Otak (up/up)











































