Asupan makanan ibu harus cukup sehingga nutrisi bisa diperoleh untuk janin berkembang optimal. Direktur Bina Upaya Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan drg Kartini Rustandi, MKes, mengatakan hal ini tentu akan sulit dicapai bila gigi rusak.
"Pertama gigi mungkin ngilu dan akan terus jadi nyut-nyutan. Dampaknya jadi enggak bisa makan, mag kambuh. Panjang urusannya," kata drg Kartini pada acara temu media di Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Selain Cek Kandungan, Cek Kesehatan Gigi Juga Penting Bagi Ibu Hamil Lho
Pernyataan drg Kartini ini menyusul data yang menunjukkan masih banyaknya kasus karies gigi pada penduduk Indonesia berusia 12 tahun ke atas. Riset kesehatan dasar 2013 menunjukkan bahwa ada 53 persen penduduk yang memiliki karies gigi.
Data dari riset yang sama menunjukkan bahwa kebiasaan menyikat gigi masyarakat sendiri sebetulnya cukup tinggi yaitu mencapai 93 persen. Hanya saja sayang yang melakukannya dengan benar (menyikat gigi sehabis makan dan sebelum tidur) cuma sekitar 2 persen penduduk. (fds/up)











































