Keluarga dan juga Matt menganggap itu semua dilakukan Abby karena ia amat berterima kasih dan sayang dengan si perawat. Untuk itulah, keluarga dan pihak RS mengadakan 'upacara pernikahan' kecil-kecilan di mana saat itu, pertama kalinya Abby bisa berdansa selama dalam masa pengobatannya.
"Ya pernikahan ini tidak merujuk pada arti sebenarnya. Abby pun paham dengan hal itu. Dengan acara ini kami hanya ingin meningkatkan kesadaran bahwa anak dengan kanker tak cuma perlu obat-obatan, tapi dia juga butuh dukungan dan kasih sayang dari orang di sekitarnya, termasuk perawat yang mendampinginya," tutur ibu Abby, Reene.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Lagu-lagu Taylor Swift Jadi Penyemangat Bocah dengan Kanker Otak Ini
Setelah masuk diiringi musik khas acara pernikahan, Abby langsung menghampiri Matt. Dengan wajah bahagia, Matt menggendong Abby ke hadapan para tamu dan di sana mereka berdansa. Reene mengatakan, selama putrinya mengidap leukemia, belum pernah ia melihat Abby sebahagia ini.
Begitu pun Matt. Layaknya pengantin pria, ia dengan lihai mengajak Abby menggerakkan tubuhnya ke kiri dan ke kanan. Sambil berlutut, Matt pun mengajak Abby melakukan gerakan di mana Abby melengkungkan tubuhnya di atas tangan Matt, kemudian Abby memeluk dan mencium pipi Matt.
"Kami benar-benar melakukan latihan untuk ini. Saya memang agak sedikit khawatir apakah Abby bisa melakukan hal ini. Tapi dia bisa membuktikannya. Dia sangat bahagia dan saya akui ini semua kami lakukan untuk menekankan bahwa anak pasien kanker juga butuh dukungan moril," tutur Matt.
Tak hanya sekadar upacara pernikahan saja, setiap tamu undangan yang datang juga diminta menyumbangkan uang yang nantinya akan disalurkan kepada Nicks Fight to be Healed, organisasi yang memberi dukungan finansial ataupun moril bagi anak pasien kanker dan keluarganya.
Baca juga: Anak Terpapar Kabut Asap, Bisakah Menyebabkan Kanker Paru? (rdn/vit)











































