Bayi Mulai Diberi MPASI? Jangan Lupa Perhatikan Fesesnya, Ya

Bayi Mulai Diberi MPASI? Jangan Lupa Perhatikan Fesesnya, Ya

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Rabu, 09 Mar 2016 08:18 WIB
Bayi Mulai Diberi MPASI? Jangan Lupa Perhatikan Fesesnya, Ya
Foto: thinkstock
Jakarta - Memasuki usia 6 bulan, biasanya bayi kemudian akan mulai diberikan makanan pendamping ASI atau MPASI. Nah, saat sudah mulai makan, sebaiknya ibu tetap memerhatikan respons cerna anak melalui kondisi fesesnya.

Menurut dr Aditya Suryansyah, SpA dari RSAB Harapan Kita, setelah mulai diberi makanan baru, biasanya tubuh bayi akan menyesuaikan diri dengan makanan tersebut. Lantas apa saja respons cerna anak yang perlu diperhatikan orang tua?

"Selama BAB-nya ada ampas dan anak tetap aktif serta tidak dehidrasi, maka makanan pendamping bisa saja diteruskan," ujar dr Aditya kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Timbul Bercak-bercak Merah Pada Pipi Bayi, Benarkah karena Ruam ASI?

Nah, bagaimana jika feses anak lantar berlendir dan muncul bercak susu putih? dr Aditya menjelaskan jika kondisinya seperti ini, maka bisa jadi adalah karena beberapa kemungkinan. Salah satunya mungkin bayi alergi terhadap makanan tersebut. Atau mungkin juga terdapat infeksi pada bayi.

"Bila konsistensi feses tetap cair dan tidak terdapat perbaikan, sebaiknya periksakan ke dokter dan periksa feses di laboratorium agar bisa terlihat bila terdapat kelainan," tutur dr Aditya.

Yang pasti, saat akan mulai memberikan MPASI pada anak, orang tua harus bersabar dan melakukannya secara bertahap. Jangan juga memaksa untuk memberikan makanan dengan porsi besar secara langsung.

"Makan tidak harus tiga kali sehari, serta tidak harus dalam satu mangkok kecil. Hendaknya bertahap, semampu dan semau anak. Berat badan dan penyerapan usus anak juga berbeda," imbuhnya.

Baca juga: Tak Cuma Orang Dewasa, Bayi Juga Berisiko Kena Infeksi Saluran Kemih

(ajg/vit)

Berita Terkait