Bayi Baru Lahir Dipakaikan Bando, Akankah Merusak Ubun-ubun?

Bayi Baru Lahir Dipakaikan Bando, Akankah Merusak Ubun-ubun?

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Senin, 19 Sep 2016 18:03 WIB
Bayi Baru Lahir Dipakaikan Bando, Akankah Merusak Ubun-ubun?
Foto: Thinkstock
Jakarta - Orang tua baru kerap memakaikan bayi perempuannya bando atau bandana, bahkan sejak lahir. Jika bayi baru lahir identik dengan ubun-ubun yang masih sensitif, akankah kebiasaan ini kelak mengganggu fungsi ubun-ubun itu sendiri?

Seperti diketahui, ubun-ubun memiliki fungsi yang penting bagi kesehatan tubuh bayi. Salah satunya adalah untuk mempermudah proses kelahiran.

Selain itu, ubun-ubun yang lunak juga membantu agar otak bayi dapat berkembang secara maksimal. Mengapa demikian? Perkembangan otak anak seperti diketahui paling pesat terjadi pada seribu hari pertama kehidupan, di sinilah ubun-ubun berperan untuk mempermudah perkembangan jaringan otak tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Bukan Cuma Orang Dewasa, Anak-anak Juga Bisa Kena Rambut Rontok

Dikutip dari Baby Center pada Senin (19/9/2016), pemakaian bando di kepala bayi bisa dibilang aman dan tak dilarang, asalkan tidak terlalu ketat dan tidak membekas di kepala bayi saat dilepas.

Perhatikan juga bahan bando yang digunakan, pilihlah yang terbuat dari bahan lembut untuk kulit bayi yang masih sangat sensitif. Hindari memakaikan bando yang bahannya kasar dan tak menyerap keringat. Hal ini justru bisa membuat kulit iritasi.

Saat memakaikan bando, perhatikan juga lokasinya. Usahakan untuk memakaikannya di dahi bayi, bukan menutupi ubun-ubunnya. Ini supaya ubun-ubun tetap bisa 'bergerak' sebagaimana mestinya.

Andrew Adesman, MD, kepala unit perkembangan dan perilaku anak di Schneider Children's Hospital, New York sebelumnya mengatakan ubun-ubun yang bertekstur empuk dan berdenyut memang terlihat menakutkan bagi orang tua untuk menyentuhnya. Banyak yang takut akan merusak ubun-ubun. Tapi menurut Adesman, otak bayi sudah dilindungi dengan sangat baik.

Bagian depan ubun-ubun biasanya akan menutup atau mengeras saat usia satu tahun ke atas. Sedangkan ubun-ubun yang lebih kecil dan terletak di belakang kepala akan mengeras saat anak berusia dua sampai tiga bulan.

Baca juga: Bisa Dicoba, Trik untuk Atasi Anak yang Tak Bisa Anteng Saat Makan


(ajg/vit)

Berita Terkait