Magic memang seekor anjing khusus yang dilatih untuk mengetahui tanda bahaya kondisi pasien diabetes, dengan mendeteksi perubahan kadar gula darah. Dengan penciumannya, hanya melalui aroma tubuh Claire, Magic bisa mendeteksi kondisi Claire kapan ia butuh menyuntikkan insulin.
Tanpa bantuan Magic, Claire berisiko mengalami kejang bahkan koma karena ia tidak tahu kapan harus menyuntikkan insulin. Berbeda dengan pasien diabetes tipe 1 lainnya, tubuh Claire memang tidak bisa menunjukkan tanda bahaya yang akan terjadi padanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Bertambah Tinggi Pesat, Ternyata Remaja Ini Kena Diabetes Tipe 1
"Selama 3,5 tahun menemani saya, Magic selalu memperingatkan saya dan dia setidaknya sudah menyelamatkan nyawa saya lebih dari 3.500 kali. Itu pun dia lakukan dengan imbalan berupa biskuit anjing," tambah Claire.
Saat ini, Claire bekerja sebagai perawat pasien diabetes anak. Dengan kehadiran Magic, Claire juga ingin memberi tahu pasiennya bahwa mereka tetap bisa hidup normal meski mengidap diabetes. Menurut Claire, ia akan sulit melakukan pekerjaannya tanpa Magic.
Bagaimana tidak, biasanya setiap 20-30 menit sekali Claire akan mengecek gula darahnya. Setiap malam, Claire tidur bersama Magic dan ketika aia mendeteksi ada yang tak beres dengan gula darah Claire, ia akan membangunkan tuannya itu.
"Dulunya tiap jam saya akan bangun dan mengecek gula darah saya. Itu membuat saya lelah. Kadang saya juga takut tidur, takut tidak akan bisa bangun lagi besok harinya. Tapi kini, saya tidak perlu khawatir. Begitupun suami saya, dengan adanya Magic di sini dia tidak akan khawatir dengan kondisi saya," tambah Claire.
Baca juga: Studi: Diet 'Puasa' Bisa Pulihkan Pankreas Penyandang Diabetes (rdn/up)











































