detikhealth

Seharian Ngantuk Tapi Sulit Merem Begitu di Kasur, Ini Sebabnya

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Minggu, 19/03/2017 11:03 WIB
Seharian Ngantuk Tapi Sulit Merem Begitu di Kasur, Ini SebabnyaFoto: iStock
Jakarta, Setelah kantuk seharian, rasa ini justru hilang begitu sampai di atas tempat tidur. Tak hanya bikin jengkel, kondisi semacam ini juga membuat istirahat menjadi tidak optimal.

Dijelaskan seorang ahli tidur dari University of Pennsylvania, Philip Gerhman, kondisi semacam ini sebenarnya muncul karena otak menghapalkan lingkungan atau kebiasaan tidur seseorang.

Para ahli pun memberi sebutan khusus untuk fenomena ini, yaitu 'conditioned arousal', artinya makin banyak malam-malam yang dihabiskan untuk tidak bisa tidur, maka makin besar kecenderungan otak untuk mengaitkan antara tempat tidur dengan terjaga, bukannya terlelap.

Itulah sebabnya peneliti mengatakan ini seperti lingkaran setan, dan jelas mempengaruhi kualitas tidur dan kehidupan yang bersangkutan secara keseluruhan.

"Untuk orang yang tidurnya sehat, begitu dia naik ke tempat tidur, pasti langsung memicu respons ngantuk secara otomatis. Tetapi ini tidak berlaku untuk sebaliknya," kata Gehrman kepada Time.

Baca juga: Mata Sulit Terpejam di Malam Hari? Mungkin Anda Stres

Untungnya ada beberapa cara untuk menghentikan kebiasaan buruk ini. Salah satunya disebut terapi perilaku kognitif untuk mereka yang insomnia, di mana pasien diminta berkunjung ke dokter secara rutin untuk diubah jadwal dan kebiasaan tidurnya.

Dr Ronald Chervin, direktur University of Michigan Sleep Disorders Center menimpali, kuncinya adalah 'membiasakan otak untuk menganggap kasur sebagai tempat untuk tidur, tidak untuk aktivitas lain'.

"Bukan hanya seks, ini juga berarti pindahkan aktivitas lain ke tempat lain seperti menggunakan gadget atau hanya berbaring jika memang belum bisa tidur, misalnya setelah 20 menit atau lebih. Kembalilah setelah benar-benar siap tidur," pesan Chervin.

Prosesnya memang akan memakan waktu. Namun baik Chervin maupun Gehrman sepakat ada baiknya ini juga dibarengi dengan mengikuti aturan tidur pada umumnya seperti mengatur temperatur ruangan, menghindari kafein, dan meredupkan lampu menjelang tidur.

"Menghindari cahaya terang sejam sebelum tidur ini penting sekali, utamanya blue light yang keluar dari laptop atau ponsel karena ini menghambat produksi melatonin, hormon yang memicu tubuh untuk mengantuk," pesan Gehrman.

Selain itu, biasakan untuk bangun di jam yang sama sehingga tubuh juga terbiasa dengan ritme tersebut, bahkan di akhir pekan sekalipun.

Baca juga: Agar Mata Mudah Terpejam, Baiknya Hindari Lakukan 6 Hal Ini Menjelang Tidur (lll/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit