detikhealth

Sayuran Segar Lebih Baik dari Sayuran Beku, Benar Tidak Ya?

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Senin, 15/05/2017 13:35 WIB
Sayuran Segar Lebih Baik dari Sayuran Beku, Benar Tidak Ya?Foto: iStock
Jakarta, Dibandingkan sayuran beku yang dijual di pasaran, sayuran segar disebut-sebut jauh lebih baik dan lebih bernutrisi. Seperti apa ya faktanya?)

Menurut studi baru-baru ini dari University of Georgia, sayuran beku maupun sayuran segar sama-sama memiliki kemampuan untuk mempertahankan kandungan nutrisinya.

Dikutip dari Men's Health, peneliti melakukan analisis terhadap kandungan nutrisi 8 jenis buah dan sayuran yakni brokoli, kembang kol, jagung, kacang polong, kacang hijau, bayam, blueberry, dan stroberi pada enam titik musiman yang berbeda selama dua tahun. Kemudian mereka juga membagi hasilnya menjadi tiga kelompok berbeda: segar, disimpan di kulkas dan beku.

Dalam sebagian besar perbandingan mereka, para peneliti tidak menemukan adanya perbedaan yang signifikan dalam kandungan nutrisi ketiga kelompok ini. Khususnya kandungan vitamin C, provitamin A, dan folat. Jika ditemukan ada perbedaan, produk beku sebenarnya cenderung lebih mempertahankan nutrisi daripada penyimpanan biasa.

"Diduga kuat ini terjadi karena buah dan sayuran menghasilkan enzim yang berujung pada perusakan nutrisi. Membekukan keduanya jika masih lama diolah akan membuat proses ini tertunda. Ini berarti semua kandungannya masih tersimpan sampai Anda siap untuk mengolahnya," ujar nutrisionis Carolyn Brown, MS, RD.

Baca juga: Makan Taoge Bikin Sperma Tokcer, Benar Tidak Ya?

Ia menambahkan, bukan masalah sayuran atau buah tersebut beku atau segar, melainkan apakah jumlah yang Anda konsumsi sudah cukup atau belum. Selama Anda selalu memasukkan menu sayuran dan buah setiap kali makan, maka Anda sudah mendapatkan asupan vitamin dan mineral sesuai yang dibutuhkan oleh tubuh.

Hal serupa juga disampaikan oleh nutrisionis dari Lagizi, Jansen Ongko, MSc, RD kepada detikHealth beberapa waktu lalu. Menurut Jansen, pada sayuran beku, sayur tersebut langsung dibekukan setelah dipanen, sehingga kandungan gizinya tetap terjaga. Makanan beku tetap memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, termasuk vitamin C, polyphenol, antocyanin, lutein, dan beta karoten.

"Sayuran dan buah segar yang akan dibekukan biasanya dipilih dari yang benar-benar bagus dan masak, saat nutrisinya sedang dalam puncak tertinggi. Tahap awal membekukan sayuran adalah memblansir (merebus sebentar dengan air mendidih) atau mengukus untuk membunuh bakteri dan mencegah berkurangnya enzim karena banyak vitamin larut dalam air seperti vitamin C dan vitamin B," imbuhnya.

Proses pembekuan tersebut disebutkan oleh Jansen akan membuat nutrisi penting terkunci dengan baik, sehingga tidak sepenuhnya tepat jika dikatakan sayuran beku tidak menyehatkan.

Baca juga: Mau Turun Berat Badan? Ini Daftar Karbohirat yang Bisa Dijadikan Solusi


(ajg/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit