Dokter spesialis kedokteran olahraga, dr Michael Triangto, SpKO, dari Klinik Slim and Health RS Mitra Kemayoran menerangkan, untuk olahraga jelang melahirkan sebaiknya tidak melakukan olahraga yang berintensitas tinggi dan high impact. Selain itu, ibu hamil juga tidak boleh 'memaksa' untuk mengeluarkan keringat.
Baca juga: Hai Calon Ibu, Ini 7 Kunci Hamil Sehat Sampai Melahirkan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: thinkstock |
Ia menyebut yoga amat dianjurkan untuk ibu hamil karena bisa merilekskan pikiran dan meredakan kecemasan ibu jelang melahirkan. Namun, lagi-lagi dr Michael mengingatkan untuk tidak memaksakan diri secara berlebihan dan menimbulkan keluhan sakit yang tidak biasa.
"Tentang yoga hamil yang dilakukan tentunya aman dilakukan selama berada di bawah pengawasan instruktur yang kompeten," kata dr Michael.
Mengutip American Academy of Pediatrics, disebutkan sebelumnya oleh spesialis kandungan, dr Febriansyah Darus, SpOG, bahwa ibu yang rajin berolahraga juga akan memiliki anak dengan tingkat IQ yang lebih tinggi. Karena ketika berolahraga jantung akan memompa darah lebih cepat sehingga kadar oksigen akan lebih banyak dan terkirim ke bayi secara lebih maksimal.
Foto: thinkstock |
Baca juga: Olahraga Seperti Ini Dianjurkan untuk Ibu Hamil
(hrn/vit)












































Foto: thinkstock
Foto: thinkstock