detikhealth

Apa Sih Bedanya Diet Ketogenik dengan Diet Ketofastosis

Suherni Sulaeman - detikHealth
Kamis, 13/07/2017 08:17 WIB
Apa Sih Bedanya Diet Ketogenik dengan Diet KetofastosisFoto: Ilustrasi/thinkstock
Jakarta, Banyak cara untuk menjaga dan menurunkan berat badan. Diet yang kini sedang populer adalah diet ketogenik atau dikenal dengan istilah diet keto. Tapi ternyata selain diet keto, ada pula diet ketofastosis. Meski kedengarannya sama, namun keduanya berbeda lho. Apa sih bedanya?

"Agak beda dikit, kalau ketogenik itu diet tinggi lemak, rendah karbohidrat. Jadwal makan seperti biasa, memperbolehkan sayuran," ucap Leona Victoria Djajadi MND, ahli gizi dan diet dari University of Sydney.

Sementara diet ketofastosis merupakan gabungan dari ketogenik dan fasting atau puasa. Jika ketogenik adalah pola makan dengan tinggi lemak dan rendah karbohidrat. Maka ketofastosis hanya diet dengan kandungan lemak dan protein saja, tidak dengan karbohidrat.

Baca juga: Apa Itu Diet Ketogenik?

"Jadi sehari ada jendela makannya antara 1-8 jam perhari. Ada 2 fase, induksi (awal) dan konsolidasi (maintenance). Di fase induksi nggak boleh makan sayur," terang Victoria.

Lantas untuk asupan air, apakah harus ditakar dan minum air putih saja? "Nggak ditakarin. Bisa air putih, teh hijau, air rebusan kaldu," tutur pemilik akun Twitter @Leona_victoria.

Meski kedua diet ini diklaim sangat ampuh menurunkan berat badan. Namun sebelum memutuskan untuk mencoba kedua diet ini, Victoria menyarankan untuk menggali informasi dan mencari tahu bagaimana diet ini cocok untuk dijalani.

"Harus banyak baca dulu, benar-benar paham mekanismenya. Diet ini bukan untuk main-main atau coba-coba," pesan Victoria.

Baca juga: The Coffee Diet, Tren Turunkan Berat Badan dengan Minum Kopi(hrn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit