detikhealth

Tips Pakar Diet untuk Bakar Ekstra Lemak di Perut dan Paha

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Rabu, 19/07/2017 17:00 WIB
Tips Pakar Diet untuk Bakar Ekstra Lemak di Perut dan PahaTimbunan lemak di perut tak cuma mengganggu penampilan, tapi juga menyimpan risiko penyakit mematikan (Foto: detikfood)
Jakarta, Punya paha yang proporsional dan perut rata kerap menjadi impian bagi sebagian besar orang. Maka dari itu, membakar lemak ekstra di area tersebut pun menjadi penting.

Hindari langsung mengurangi makan atau olahraga ekstrem berlebihan, hal ini justru tidak dianjurkan karena bisa mengganggu kesehatan Anda. Bukan tidak mungkin, Anda juga malah bisa jadi sakit.

Menurut nutrisionis dari Lagizi, Jansen Ongko, MSc, RD, perlu dipahami bahwa tidak ada gerakan yang dapat mengecilkan lemak pada area spesifik tubuh, Anda terutama perut atau paha.

Baca juga: Hati-hati, Terlalu Stres Bisa Rusak Program Diet Anda

"Jaringan otot pada area spesifik tersebut dapat dilatih secara isolated agar massa ototnya bertambah dan tampak mengencang, tapi ini tidak membantu banyak pada tampilan apabila jaringan lemaknya masih banyak," imbuh Jansen.

Nah, jika masalah Anda adalah karena penumpukan lemak, maka solusi paling efektif adalah digunakan. Ini karena lemak adalah cadangan energi. Syarat utamanya: kalori masuk lebih sedikit dibandingkan kalori keluar.

"Lemak tidak dapat lenyap begitu saja atau meleleh beserta keringat atau menggunakan suplemen maupun obat yang mengklaim dapat menyusutkan lemak. Juga tidak bisa dibungkus plastik atau dipijat agar mengecil ukurannya. Ingat hukum termodinamika pertama: energi hanya dapat berubah ke bentuk lain, tetapi tidak dapat menghilang begitu saja," pesan Jansen.

Latihan beban untuk lower body bisa membantu mengurangi timbunan lemak di pahaLatihan beban untuk lower body bisa membantu mengurangi timbunan lemak di paha (Foto: thinkstock)


Baca juga: Remaja Diet Ketat Demi Tubuh Seperti Barbie? Hati-hati Malnutrisi Ya

Untuk cara latihan atau jenis olahraganya bebas. Apa saja aktivitas fisik yang dapat meningkatkan penggunaan kalori, maka hal itu dapat menyusutkan lemak. Jangan lupa asupan makan atau kalori harian juga tidak boleh melebihi kebutuhan. Apabila lebih, maka cadangan lemaknya tidak kunjung berkurang.

"Belajarlah mengestimasi kebutuhan kalori harian dan jumlah yang Anda makan. Tidak perlu detail, cukup estimasi. Namun kalau dirasa sulit, alternatifnya adalah pantau perkembangan dengan mengukur lingkar pinggang, kadar lemak tubuh atau bobot badan secara berkala," tuturnya.

Baca juga: Olahraga Rutin Jadi Tak Ada Gunanya Jika Duduk Terlalu Lama

(ajg/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit