detikhealth

Pria Ini Main Gitar Saat Otaknya Dibedah, Ternyata Ada Maksudnya

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Rabu, 26/07/2017 18:07 WIB
Pria Ini Main Gitar Saat Otaknya Dibedah, Ternyata Ada MaksudnyaSambil operasi, Abhishek Prasad bermain gitar! (Foto: CNN)
Jakarta, Selama 20 bulan, Abhishek Prasad menderita sebuah penyakit saraf yang disebut 'musical dystonia'. Menurut penjelasan dokter, gangguan inilah yang menghambat pergerakannya.

Menariknya, kondisi ini baru muncul saat penderitanya memainkan instrumen yang biasa ia mainkan. Dalam hal ini gitar, sebab Abhishek adalah seorang pemain gitar.

"Pada kasusnya, terjadi kram di tiga jarinya, jari tengah, jari manis dan kelingking kirinya karena ada gangguan dengan sirkuit di otaknya," terang Dr Sharan Srinivasan, kepala bedah saraf di Bhagwayn Mahaveer Jain Hospital, Bangalore, yang menangani Abhishek.

Ditambahkan Srinivasan, banyak penderita 'musical dystonia' yang tidak menyadari jika ini sebenarnya dipicu oleh gangguan otak.


Baca juga: Pria Ini Bermain Gitar Saat Jalani Operasi Otak

Untuk mengatasinya, Srinivasan melakukan prosedur yang disebut 'radio-frequency ablation'. Dalam prosedur ini, pasien dibuat terjaga dalam keadaan otaknya dibuka. Ini dilakukan agar tim bedah dapat melihat reaksi pasien ketika otaknya dibedah.

Kemudian otak pasien dipapari gelombang frekuensi radio yang berfungsi untuk menghancurkan bagian dari sirkuit otak yang memicu tremor di jari-jari Abhishek.

"Makanya pasien harus dalam keadaan benar-benar sadar selama operasi, karena dia harus memberikan feedback saat itu juga," tutur Srinivasan seperti dilaporkan CNN.

Saat sirkuit otak yang memicu penyakit pada Abhishek 'dibakar' oleh Srinivasan, pria ini diminta memainkan gitar. Dan saat itu pula Abhishek melihat jari-jarinya tak lagi kram.

Abhishek Prasad bersama dokter yang mengoperasinya. (Foto: CNN)Abhishek Prasad bersama dokter yang mengoperasinya. (Foto: CNN)

Baca juga: Musisi Ini Bisa Kembali Main Gitar Setelah Otaknya Dibedah

Apakah tidak terasa menyakitkan? Srinivasan telah memastikan bahwa pasiennya tidak akan merasakan apa-apa. "Otak sendiri itu tidak merasakan sakit sama sekali, hanya kulit atau bagian atas tengkorak atas saja yang bisa merasakannya," imbuhnya.

Musical dystonia sendiri terjadi pada 1 persen musisi dan tak jarang mempengaruhi performa mereka. Namun setelah dioperasi, Abhishek hanya butuh diopname selama tiga hari dan setelah itu kondisinya membaik.

(lll/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit