detikhealth

Ini Dia Babi Rekayasa Genetik Pertama untuk Transplantasi Manusia

Firdaus Anwar - detikHealth
Jumat, 11/08/2017 19:05 WIB
Ini Dia Babi Rekayasa Genetik Pertama untuk Transplantasi ManusiaIni dia babi hasil rekayasa genetik. Foto: BBC
Jakarta, Diseluruh penjuru dunia masalah utama dari transplantasi organ adalah minimnya donor. Seorang pasien bisa saja menunggu bertahun-tahun untuk operasi atau mungkin tak pernah mendapat kesempatan sama sekali hingga akhir hayatnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, sekelompok peneliti dari eGenesis dilaporkan berhasil menciptakan babi yang organnya bisa dipakai untuk transplantasi manusia. Babi telah dimodifikasi secara genetik sehingga DNA-nya aman dari virus.

Baca juga: Embrio Chimera Manusia-Babi Berhasil Diciptakan

Dalam jurnal Science peneliti menjelaskan telah 'mengedit' 25 virus yang bersembunyi dibalik kode genetik babi. Tes menunjukkan bila tidak diedit ketika sel manusia bercampur dengan sel babi virus-virus ini bisa menginfeksi jaringan manusia.

"Ini adalah babi-babi pertama yang bebas dari Perv (porcine endogenous retroviruses -red)," kata salah satu peneliti Dr Luhan Yang seperti dikutip dari BBC, Jumat (11/10/2017).

Mengapa peneliti menggunakan babi? Alasannya karena secara ukuran organ babi mirip dengan organ manusia. Selain itu babi juga dapat diternak dalam jumlah besar sehingga memiliki potensi tinggi memenuhi permintaan pasar.

Dr Luhan mengatakan memang penelitiannya masih tahap awal. Setelah memastikan DNA para babi aman untuk transplantasi tantangan berikutnya adalah bagaimana supaya organ dapat diterima dengan aman minim reaksi penolakan dari sistem imun.

"Kami tahu kami punya visi besar sebuah dunia tanpa masalah kekurangan organ. Ini memang sangat menantang, tapi itu juga yang menjadi motivasi bagi kami untuk 'memindahkan gunung'," pungkas Dr Luhan.

Baca juga: Ilmuwan Tiongkok Lakukan Rekayasa Genetik Pada Embrio Manusia(fds/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit