detikhealth

Diet Ketogenik Sudah Tidak Sehat Lagi kalau Sudah Seperti Ini

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Selasa, 03/10/2017 16:20 WIB
Diet Ketogenik Sudah Tidak Sehat Lagi kalau Sudah Seperti IniJangan teruskan diet keto Anda kalau sudah muncul tanda berikut. Foto: Thinkstock
Jakarta, Pakar menganjurkan, diet ketogenik alias diet keto memang sebaiknya tidak dilakukan dalam waktu lama. Maksimal 2 minggu, sudah harus kembali ke pola makan yang seimbang jika tidak ingin mengalami masalah pada ginjal.

"Dia harus stop kalo dirasa tidak nyaman misalnya adanya sembelit jangka panjang hingga berdarah dan kena wasir," ujar Dr Grace Judio-Kahl, MSc, MH, CHt, pendiri lightHOUSE Indonesia, ditemui di Jakarta baru-baru ini.

Tanda lain yang harus diwaspadai adalah naiknya LDL (Low Density Lipoprotein) atau kolesterol jahat, serta asam urat. Pusing dan mual berkepanjangnya juga termasuk isyarat untuk menghentikan diet ini karena jika dilanjutkan bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Baca juga: Mengintip Diet Ketogenik yang Diterapkan Audy, Istri Iko Uwais

Napas berbau aseton, atau pembersih cat kuku, merupakan tanda bahwa sistem metabolisme sudah tidak sehat. Pada kondisi ini, maka diet atau pola makan harus segera dikembalikan seperti semula.

Selain itu, jangan abaikan juga gangguan pada siklus menstruasi dan infeksi akibat terbentuknya batu di saluran kemih. Keduanya adalah tanda-tanda bahwa diet yang dilakukan sudah berlebihan alias ekstrem.

Baca juga: Diet Ketogenik Paling Lama 2 Bulan, Ini Risikonya Kalau Berlebihan(up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit