detikhealth

Yuk! Cek Nadi Satu Kali Sehari untuk Kurangi Ancaman Stroke

Widiya Wiyanti - detikHealth
Rabu, 11/10/2017 16:38 WIB
Yuk! Cek Nadi Satu Kali Sehari untuk Kurangi Ancaman StrokeDengan rutin cek nadi satu kali sehari bisa kurangi ancaman dari penyakit stroke. Foto: Widiya Wiyanti
Jakarta, MENARI atau Meraba Nadi Sendiri harus dijadikan kebiasaan rutin untuk kurangi ancaman penyakit stroke. Dengan lakukan MENARI, kita dapat mendeteksi secara dini adanya irama jantung atau denyut nadi yang tidak normal, atau disebut dengan Fibrilasi Atrium (FA).

Dikatakan oleh Guru Besar Ilmu Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Dr dr Yoga Yuniadi, SpJP(K), FIHA, FasCC, bahwa sekitar 40 pesen pasien FA mengalami stroke.

"Kalau orang hipertensi untuk menjadi stroke itu butuh waktu lama, bertahun-tahun sampai pembuluhnya menjadi rusak, gampang pecah, atau alirannya terhambat. Tapi kalau orang FA, cukup 48 jam (dari timbulnya FA) dia bisa stroke. Jadi serius sekali," ujarnya usai Press Conference 'Raba nadi, kenali Fibrilasi Atrium (FA), hindari kelumpuhan!' di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Rabu (11/10/2017).

Baca juga: Ancaman Stroke di Balik Denyut Nadi yang Tak Normal

Deteksi FA ini dilakukan dengan menghitung denyut nadi dan mengamati irama denyut, jika terjadi irama yang tidak normal atau tidak teratur, hal itu menjadi indikasi adanya FA.

"Paling bagus setidaknya sekali sehari, ditekankan pada yang usianya 60 tahun ke atas," tegas Prof Yoga.

Walau FA ini sering terjadi pada orang yang berusia 60 tahun ke atas, tidak menutup kemungkinan bisa juga terjadi pada usia muda. Jadi, jangan tunggu berusia tua untuk lakukan MENARI.

"Berdasarkan beberapa studi, FA itu terjadi di day time, siang hari... Jadi lakukan saat pagi hari saja," pungkasnya.

Baca juga: Begini Cara Tepat Cek Nadi untuk Deteksi Risiko Stroke


(wdw/fds)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close