detikhealth

Catat! Kombinasi Buah dan Sayuran Seperti Ini Sebaiknya Dihindari

Widiya Wiyanti - detikHealth
Senin, 16/10/2017 19:44 WIB
Catat! Kombinasi Buah dan Sayuran Seperti Ini Sebaiknya DihindariFoto: Thinkstock
Jakarta, Selama ini kita berpikir bahwa mengonsumsi salad yang berisi potongan beberapa jenis buah dan sayur atau makan satu jenis buah digabungakan dengan buah lainnya adalah makanan terbaik, terutama bagi orang yang sedang menjalani diet.

Dilansir dari Times of India, Senin (16/10/2017), ternyata ada beberapa jenis buah yang tidak boleh digabungkan dengan sayur atau jenis buah lainnya.

Pada dasarnya kecepatan pencernaan untuk mencerna buah dan sayuran berbeda-beda. Jika dikonsumsi bersamaan bisa menghalangi sistem pencernaan untuk bekerja secara optimal.

Baca juga: Berapa Banyak Buah dan Sayur yang Harus Dikonsumsi Setiap Hari?

Buah apa saja yang sebaiknya tidak digabungkan dengan buah atau sayuran tertentu?

1. Jangan gabungkan buah yang asam dengan manis

Coba untuk tidak menggabungkan buah yang asam seperti stoberi, lemon, bahkan yang sedikit asam seperti apel atau delima, dengan buah yang rasanya manis seperti pisang atau kurma. Ini untuk menghindari terjadinya mual, asidosis atau asam lambung meningkat, dan sakit kepala.

2. Jangan campur buah dan sayuran

Faktanya, buah dan sayur memiliki kecepatan dicerna yang berbeda-beda. Buah lebih cepat dibandingkan sayur, dan para ahli gizi mengatakan bahwa buah memiliki kandungan gula yang lebih banyak, dan bisa menghambat proses pencernaan sayuran.

Catat! Kombinasi Buah dan Sayuran Seperti Ini Sebaiknya DihindariFoto: Thinkstock


3. Jangan makan sayur dan buah yang mengandung tepung bersamaan dengan buah dan sayur berprotein tinggi

Hanya sedikit buah yang mengandung tepung, misalnya pisang. Tetapi, tepung banyak terkandung di beberapa sayuran, seperti jagung, kentang, dan kacang. Jangan makan mereka bersamaan dengan buah dan sayur yang mengandung protein tinggi, seperti kismis, jambu, bayam, atau brokoli. Karena ini akan mengganggu sistem pencernaan. Protein dapat dicerna dengan bantuan makanan asam, sedangkan pati atau karbohirat dapat dicerna dengan bantuan makanan bersifat basa.

Baca juga: Apakah Kandungan Gula pada Buah Bisa Bikin Gemuk?(wdw/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit