detikhealth

Efek Jangka Panjang Jika Mengonsumsi Formalin dan Boraks

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Kamis, 23/11/2017 17:06 WIB
Efek Jangka Panjang Jika Mengonsumsi Formalin dan BoraksKandungan formalin dan boraks pada makanan bisa memberikan efek buruk untuk kesehatan. Foto: agung pambudhy
Jakarta, Penggunaan formalin dan boraks pada makanan masih saja ditemukan. Berdasarkan data hasil pengawasan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di tahun 2016, terdapat 7,29 persen sampel dari total 7.752 makanan yang diuji pada saat pengawasan rutin terbukti mengandung bahan berbahaya.

Tentunya, bahan kimia tersebut bisa memberikan efek yang buruk pada kondisi kesehatan seseorang terlebih jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Berikut ini adalah risiko yang mungkin saja terjadi karenanya.

Baca juga: Ada Lalat Berarti Makanan Tak Mengandung Formalin? Belum Tentu

1. Formalin

Formalin, dikenal dengan nama lain air super, merupakan zat yang biasa digunakan untuk mengawetkan mayat, pembunuh kuman, perekat kayu lapis, serta disinfektan kandang hewan. Bentuknya adalah larutan jernih berbau menyengat. Jika Anda mengonsumsinya dalam jangka panjang maka ancaman kesehatan seperti kanker, kerusakan otak, hati, dan paru-paru bisa saja menghantui.

2. Boraks

Serbuk kristal berwarna putih atau padatan berwarna kuning ini biasa digunakan untuk mengawetkan kayu. Selain itu, boraks biasa dicampurkan dalam pembuatan kaca/gelas serta produksi pupuk.

Pedagang jahil sering memasukkannya dalam ramuan makanan seperti baso atau mie agar bertekstur kenyal. Padahal, efek jangka panjang dari boraks sebagai bahan pangan dapat membahayakan fungsi saraf, ginjal, dan juga hati.

3. Pewarna berbahaya

Rhodamin B dan Methanil Yellow adalah pewarna yang sering disalahgunakan untuk memberikan warna pada makanan. Meskipun terbukti tidak aman, nyatanya masih banyak makanan khususnya kerupuk atau minuman es.

Pewarna berbahaya ini jika dicampurkan dalam makanan dalam memberikan kerusakan pada hati dan ginjal seseorang. Bukan tidak mungkin, kanker kandung kemih juga bisa muncul akibat penggunaan jangka panjang bahan kimia tersebut.

Baca juga: Begini Cara Kenali Makanan Bebas Boraks dan Formalin


(ask/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit