Ia menjalani operasi implan silikon dan laser mata untuk mengubah warna iris matanya dari cokelat jadi abu-abu muda pada September 2016 di Kolombia. Tetapi, bukannya menjadi lebih cantik, matanya malah nyaris buta.
"Penglihatanku blur. Mataku jadi merah dan sakit selama berbulan-bulan setelah operasi," ungkap wanita bertubuh seksi tersebut, seperti dilaporkan Fox News.
Setelah kembali ke Kolombia di bulan Maret dan Juni 2017 untuk menjalani prosedur selanjutnya demi memperbaiki gejala-gejala mirip glaukoma tersebut, ia malah dipaksa pergi ke Miami untuk mendapatkan perawatan medis.
Ahli oftalmologi dari Miami, dr Ranya Habash beserta timnya membantu mengeluarkan implan silikon dari mata Bruna di bulan September lalu dan memintanya menjalani operasi glaukoma di bulan November.
Pasca operasi, model berusia 32 tahun ini harus menerima ia kehilangan 80 persen penglihatan di mata kanannya dan 50 persen di mata kirinya. Ia mengaku operasi tersebut merusak hidupnya.
"Sebelum operasi mataku sangat sehat dan dalam kondisi bagus. Aku naif, setelah operasi ini aku malah punya penglihatan kabur. Selama setahun mataku merah dan gatal. Pupil mataku tak bisa menyesuaikan dengan cahaya lagi jadi aku sekarang juga fotosensitif," ungkap Bruna yang juga gemar melakukan operasi plastik bersama saudara kembarnya ini.
dr Habash menyebutkan bahwa prosedur implan silikon di mata seperti yang dilakukan oleh Bruna dapat memberikan kerusakan fatal pada mata. Silikon tersebut akan menutupi mata, seperti saat saluran cuci tersumbat.
"Sumbatan tersebut akan terus-menerus memberi tekanan di dalam mata, menyebabkan peradangan dan merusak strukturnya. Ada alasannya kenapa FDA tidak menyetujui prosedur ini dan itu karena kita telah melihat bahaya jangka panjang dan tak dapat diperbaiki yang disebabkannya," jelasnya.
Ia juga mengatakan bahwa Bruna harus menerima kondisi tersebut seumur hidupnya. Dan karena itu juga Bruna sempat merasa depresi dan berimbas pada pekerjaannya.
"Aku tak bisa lagi berpartisipasi dalam pemotretan untuk akun Instagramku karena tampilan mataku," tuturnya.
Meski merugikannya, namun Bruna tidak menuntut tempat di mana ia menjalani operasi. Lewat akun Instagramnya ia tetap memperingatkan pengikutnya mengenai risiko dari prosedur tersebut.
"Gila sih, soalnya meskipun aku sudah buka-bukaan mengenai operasi ini di Instagram, orang-orang masih nanya di mana mereka bisa melakukannya. Tapi kupikir operasi nggak buruk. Aku cuma nggak tahu risikonya saja dan aku melakukan kesalahan karena nggak riset," ujarnya lagi.
Meski telah mengalami hal yang menyeramkan, namun Bruna mengaku ia tidak akan berhenti melakukan operasi plastik. Ia bahkan mengungkapkan akan menjalani operasi pengecilan payudara bulan depan karena berat badannya turun membuatnya tampak aneh.