Divonis Hidup Singkat, Keluarga Pria Ini Rayakan Natal di Bulan Juli

Divonis Hidup Singkat, Keluarga Pria Ini Rayakan Natal di Bulan Juli

Widiya Wiyanti - detikHealth
Jumat, 03 Agu 2018 12:06 WIB
Divonis Hidup Singkat, Keluarga Pria Ini Rayakan Natal di Bulan Juli
Karena divonis hidup sebentar, keluarga Amerika Serikat rayakan Natal di bulan Juli untuk ayahnya. Foto: instagram @brfootball
Jakarta - Sebuah keluarga di Missouri, Amerika Serikat terpaksa merayakan Natal pada minggu lalu di Bulan Juli. Hal ini didasari alasan bahwa sang ayah divonis hidup hanya beberapa hari lagi.

Andrew Heafner (65) sebelumnya mengidap kanker usus besar, dan sekarang telah menyerah berhenti melakukan pengobatan. Dokter pun menyatakan bahwa usianya tak bertahan lama.

Menurut Fight CRC, sebuah organisasi di Amerika Serikat yang beradvokasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini kanker usus besar melalui skrining, sekitar 135 ribu kasus kanker usus besar terdiagnosa di tahun 2017 di Amerika dan 60 persen dari kasus tersebut seharusnya dapat dihindari melalui skrining.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kanker usus besar atau kolorektal adalah kanker yang bermula di usus atau rektum, merupakan penyebab kematian akibat kanker kedua tertinggi di Indonesia dan ketiga tertinggi di dunia, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO).



"Siapa yang tahu berapa lama saya bisa bertahan? Mereka mengatakan beberapa hari, tetapi mungkin saya bertahan lebih lama dari itu," ujarnya kepada Fox 2 dikutip dari New York Post.

Mengetahui hal tersebut, istri, anak perempuan, dan ketiga anak laki-lakinya pun mendekorasi rumah dengan dengan ornamen-ornamen dan memasang pohon Natal. Biasanya merayakan Natal dengan pakaian musim dingin, tetapi mereka merayakan Natal dengan celana pendek dan kaos.

"Itu sangat berarti baginya, dan itu salah satu hal yang tidak akan pernah kami lupakan," ungkap salah satu anaknya, Thomas Heafner.




(wdw/fds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads