Bocah 9 Tahun Meninggal, Bisakah Sound System Hajatan Picu Serangan Jantung?

Bocah 9 Tahun Meninggal, Bisakah Sound System Hajatan Picu Serangan Jantung?

Firdaus Anwar - detikHealth
Selasa, 26 Feb 2019 11:23 WIB
Bocah 9 tahun yang meninggal di depan sound system diduga terkena serangan jantung. (Foto: Istimewa)
Jakarta - Seorang bocah berusia 9 tahun warga Dusun Sumberjo, Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Blitar, ditemukan meninggal dunia pada Senin (25/2) tepat di depan sound system. Saat kejadian tetangga diketahui tengah menggelar hajatan dan menggunakan sound system untuk memeriahkan suasana.

Kapolsek Garum AKP Rusmin mengatakan kemungkinan sang anak meninggal karena serangan jantung yang dipicu kaget mendengar suara keras sound system. Ia sempat dibawa ke dalam rumah namun saat itu tubuhnya sudah tidak bernyawa.

"Dari hasil visum luar, korban diduga mengalami serangan jantung dan dimungkinkan punya penyakit dalam," jelas Rusmin.



Menanggapi hal tersebut spesialis jantung Dr dr Anwar Santoso, SpJP, FIHA, PHD, mengatakan bahwa pada anak-anak biasanya yang terjadi adalah ia memiliki penyakit jantung bawaan. Dengan kondisi tersebut tidak menutup kemungkinan kaget bisa memicu serangan jantung.

"Anak-anak jarang sekali menderita penyakit jantung koroner kecuali penyakit jantung bawaan. Bisa saja terjadi tapi harus dilakukan pemeriksaan untuk pastinya," ungkap dr Anwar yang praktik di RS Jantung Harapan Kita pada detikHealth, Selasa (26/2/2019).

Dalam kasus ini pihak keluarga sendiri tidak menghendaki jenazah anaknya dibawa ke rumah sakit untuk autopsi. Mereka ikhlas dan menganggap kematian korban sebagai musibah.

Di depan petugas kepolisian dan perangkat desa, keluarga membuat surat pernyataan bermaterei, bahwa tidak akan menggugat pihak manapun atas kematian korban.

(fds/up)
Sound System Bikin Jantungan
7 Konten
Dentuman sound system yang terlalu keras saat hajatan tak cuma berisik di telinga. Bagi yang memiliki masalah dengan irama jantung, getaran suara yang terlalu kuat bisa memicu serangan jantung yang fatal.