Kapolsek Garum AKP Rusmin mengatakan kemungkinan sang anak meninggal karena serangan jantung yang dipicu kaget mendengar suara keras sound system. Ia sempat dibawa ke dalam rumah namun saat itu tubuhnya sudah tidak bernyawa.
"Dari hasil visum luar, korban diduga mengalami serangan jantung dan dimungkinkan punya penyakit dalam," jelas Rusmin.
Menanggapi hal tersebut spesialis jantung Dr dr Anwar Santoso, SpJP, FIHA, PHD, mengatakan bahwa pada anak-anak biasanya yang terjadi adalah ia memiliki penyakit jantung bawaan. Dengan kondisi tersebut tidak menutup kemungkinan kaget bisa memicu serangan jantung.
"Anak-anak jarang sekali menderita penyakit jantung koroner kecuali penyakit jantung bawaan. Bisa saja terjadi tapi harus dilakukan pemeriksaan untuk pastinya," ungkap dr Anwar yang praktik di RS Jantung Harapan Kita pada detikHealth, Selasa (26/2/2019).
Dalam kasus ini pihak keluarga sendiri tidak menghendaki jenazah anaknya dibawa ke rumah sakit untuk autopsi. Mereka ikhlas dan menganggap kematian korban sebagai musibah.
Di depan petugas kepolisian dan perangkat desa, keluarga membuat surat pernyataan bermaterei, bahwa tidak akan menggugat pihak manapun atas kematian korban.