"Sempat dilarikan ke ke UGD karena nyeri di dada dan lemas," tulis Eko dalam foto yang diunggah Rabu pagi.
Dokter sempat melakukan pemeriksaan jantung dan pembuluh darah Eko. Hasilnya diketahui kalau kondisi kesehatan pria 54 tahun tersebut masih baik-baik saja.
Menurut Eko ternyata keluhan nyeri dada dan lemasnya muncul hanya karena faktor kelelahan. Eko diberikan resep obat tidur dan penghilang nyeri.
"Setelah dikasih obat tidur dan pain killer, terasa segar dan enak sekali pagi ini. Siap tempur lagi...... Baru sadar bahwa ternyata kita bukan mesin. Perlu istirahat dan tidur juga....," kata Eko.
Beberapa ahli mengatakan kelelahan memang bisa jadi faktor berisiko untuk terjadinya penyakit kardiovaskular. Ketika seseorang kelelahan, jantung bisa bekerja ekstra keras meningkatkan tekanan darah.
Dokter spesialis saraf dari Rumah Sakit Pondok Indah - Bintaro Jaya, dr Gea Pandhita, MKes, SpS menjelaskan proses hubungan kelelahan dengan penyakit terjadi tidak berlangsung begitu saja.
"Kalau kelelahan mungkin prosesnya tidak langsung. Orang yang kelelahan misalnya tekanan darahnya meningkat, pembuluh darah di otak menjadi tidak kuat akibatnya bisa pecah sehingga ada perdarahan. Nah itu kan yang bisa menyebabkan stroke," ujarnya kepada detikHealth beberapa waktu lalu.
(fds/up)