WN Korsel Bunuh Diri di Solo karena Merasa Kena Corona, Ini Kata Ahli Jiwa

WN Korsel Bunuh Diri di Solo karena Merasa Kena Corona, Ini Kata Ahli Jiwa

Firdaus Anwar - detikHealth
Minggu, 01 Mar 2020 15:01 WIB
Ilustrasi Bunuh Diri
Ini kata ahli jiwa soal pria Korsel bunuh diri karena menduga dirinya corona. (Foto ilustrasi: Thinkstock)
Jakarta -

Seorang warga negara (WN) Korea Selatan (Korsel) bernisial JEH (57) bunuh diri dalam kamar sebuah hotel di Solo. Jasadnya ditemukan pada hari Minggu (23/2) dan polisi menemukan memo yang menjelaskan ia merasa terpapar virus corona COVID-19.

"Itu ternyata dia mengira terkena Virus Corona," ujar Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai kepada detikcom siang ini.

Terkait hal tersebut ahli kesehatan jiwa dr Andri SpKJ, FAPM, dari Omni Hospitals Alam Sutera menjelaskan kemungkinan JEH punya kondisi mental lainnya. Hal ini karena rasa takut atau panik terhadap sesuatu seharusnya tidak sampai mendorong seseorang untuk bunuh diri.

"Dari pengalaman praktik klinis saya sih tidak pernah saya temukan orang itu bunuh diri karena hal tersebut. Biasanya orang yang mengalami masalah berkaitan dengan ide bunuh diri atau keinginan bunuh diri itu orang yang mengalami depresi," kata dr Andri saat dihubungi terpisah.

"Mungkin juga dia punya latar belakang gejala depresi sebelumnya dan akhirnya dia jadi memutuskan untuk itu. Karena memutuskan bunuh diri itu tidak mudah begitu," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

dr Andri menjelaskan untuk tahu lebih pasti tentunya perlu dilakukan pemeriksaan. Orang dengan kondisi mental sehat tidak akan mudah putus asa hanya karena penyakit virus corona yang sebetulnya juga bisa disembuhkan.

"Kita tidak tahu latar belakang orang tersebut. Ke depannya yang paling penting buat kita jaga kesehatan fisik dan mental apalagi dengan kondisi saat ini, kekhawatiran akan adanya serangan virus COVID ini," pungkas dr Andri.




(fds/fds)