52 Pedagang di Pasar DKI Positif Corona, Catat Panduan Aman Berbelanja Ini

52 Pedagang di Pasar DKI Positif Corona, Catat Panduan Aman Berbelanja Ini

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jumat, 12 Jun 2020 09:07 WIB
Di tengah pandemi, denyut ekonomi di Pasar Petak Sembilan perlahan bergerak. Berikut foto-foto suasana terkininya.
Panduan aman dari virus Corona untuk belanja ke pasar. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Tercatat sebanyak 52 pedagang di 5 pasar tradisional DKI Jakarta terpapar virus Corona. Direktur Utama Perumda (PD) Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, pihaknya akan menutup pasar yang pedagangnya positif COVID-19.

Pasar tradisional menjadi salah satu tempat yang bisa menjadi tempat penyebaran virus Corona. Mobilitas atau pergerakan orang di pasar tradisional biasanya lebih tidak terkontrol dan menjadi tempat berkumpulnya banyak orang menjadikan COVID-19 mudah menular.

"Saya menyampaikan memang benar apa yang disampaikan Pemprov tentang potensi penyebaran lewat pasar tradisional. Karena pasar pangan nggak tutup," ujar Arief dalam video conference bersama wartawan, Kamis (11/6/2020).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya telah mengeluarkan panduan berbelanja aman di pasar selama pandemi virus Corona. Di antaranya:

1. Jika memungkinkan, utamakan menggunakan layanan antar atau online.

ADVERTISEMENT

2. Pasar grosir, pasar basah, supermarket, dan toko kelontong tetap buka dengan waktu yang terbatas.

3. Pengelola pasar dan swalayan harus menyediakan sarana untuk physical distancing yang layak dan nyaman. Terutama bagi lansia, anak-anak dan individu yang berkebutuhan khusus.

4. Gunakan masker, serta handsanitizer saat masuk dan keluar toko.

5. Jangan menyentuh wajah setelah memegang barang belanjaan.

6. Usahakan belanja di jam sepi dan tetap menjaga jarak saat berbelanja.

7. Tidak perlu mengajak keluarga saat berbelanja.

Selain itu ditegaskan bahwa pengelola pasar atau swalayan wajib menyediakan APD sesuai pedoman penggunaan. Di samping itu, menjaga kebersihan diri selama dan setelah berbelanja juga perlu diperhatikan.

Cukup habiskan 15-20 menit di dalam pasar, tetap memakai masker dan usahakan yang berbelanja adalah orang berusia muda dan memiliki tubuh yang sehat.




(kna/fds)