1. Antisosial
ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
Teman atau keluarga mungkin mengajak Anda untuk bertamasya, tapi Anda lebih memilih untu menyendiri. Anda juga kerap membuat berbagai alasan guna menghindari interaksi sosial dan supaya pulang sesegera mungkin. Sesaat setelah tiba di rumah, Anda akan segera disibukkan dengan segala konten porno.
2. Menjadikan hobi nonton porno sebagai rahasia
ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
Bagi pecandu pornografi, mereka akan menyimpan rapat-rapat fakta bahwa mereka sering menonton film porno. Menurut sebuah survei yang dilakukan Brigham Young University, 70 persen wanita menjadikan kegiatan menonton film porno sebagai rahasianya. Hanya 17 persen dari perempuan pecandu pornografi yang secara terbuka mengakui kebiasaan menonton film pornonya.
3. Lupa waktu
ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
Tak terasa lima jam telah Anda lalui dan Anda tak tahu apa yang sudah Anda lakukan. Seperti artikel feature dalam The Sun, pecandu pornografi, James Cliff menjelaskan kecanduan pornografi menghabiskan semua waktunya. "Porno adalah kecanduan yang memakan semua waktu. Aku lupa waktu dan tak bisa berpikir secara nalar, seperti seorang pecandu alkohol. Aku akan bangun keesokan harinya dan tak ingat apa yang sudah kulakukan," katanya.
4. Kehidupan seks terganggu
ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
Dengan terus-menerus menonton film porno, ini akan mengurangi gairah seksual Anda. "Hal ini dapat menguras libido Anda apalagi jika Anda sering masturbasi. Kebiasaan ini akan berakhir pada berkurangnya waktu hubungan seks Anda dengan pasangan sehingga tidak ada waktu untuk bermesraan, foreplay, dan berkomunikasi dengan pasangan," kata terapis seks dan penulis buku, Ian Kerner.
5. Berharap kehidupan seks layaknya adegan film porno
ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
Bagi Anda, pasangan bisa saja bersaing dengan bintang film porno favorit Anda untuk mencoba menghidupkan kembali adegan-adegan dari video porno yang Anda lihat. Bahkan Anda bisa saja marah jika pasangan tak mampu melakukan adegan seperti di film porno.
Teman atau keluarga mungkin mengajak Anda untuk bertamasya, tapi Anda lebih memilih untu menyendiri. Anda juga kerap membuat berbagai alasan guna menghindari interaksi sosial dan supaya pulang sesegera mungkin. Sesaat setelah tiba di rumah, Anda akan segera disibukkan dengan segala konten porno.
Bagi pecandu pornografi, mereka akan menyimpan rapat-rapat fakta bahwa mereka sering menonton film porno. Menurut sebuah survei yang dilakukan Brigham Young University, 70 persen wanita menjadikan kegiatan menonton film porno sebagai rahasianya. Hanya 17 persen dari perempuan pecandu pornografi yang secara terbuka mengakui kebiasaan menonton film pornonya.
Tak terasa lima jam telah Anda lalui dan Anda tak tahu apa yang sudah Anda lakukan. Seperti artikel feature dalam The Sun, pecandu pornografi, James Cliff menjelaskan kecanduan pornografi menghabiskan semua waktunya. "Porno adalah kecanduan yang memakan semua waktu. Aku lupa waktu dan tak bisa berpikir secara nalar, seperti seorang pecandu alkohol. Aku akan bangun keesokan harinya dan tak ingat apa yang sudah kulakukan," katanya.
Dengan terus-menerus menonton film porno, ini akan mengurangi gairah seksual Anda. "Hal ini dapat menguras libido Anda apalagi jika Anda sering masturbasi. Kebiasaan ini akan berakhir pada berkurangnya waktu hubungan seks Anda dengan pasangan sehingga tidak ada waktu untuk bermesraan, foreplay, dan berkomunikasi dengan pasangan," kata terapis seks dan penulis buku, Ian Kerner.
Bagi Anda, pasangan bisa saja bersaing dengan bintang film porno favorit Anda untuk mencoba menghidupkan kembali adegan-adegan dari video porno yang Anda lihat. Bahkan Anda bisa saja marah jika pasangan tak mampu melakukan adegan seperti di film porno.
(vit/vta)