Gairah Seks Pria Lebih Besar daripada Wanita? Ini Sebabnya

Gairah Seks Pria Lebih Besar daripada Wanita? Ini Sebabnya

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Minggu, 22 Des 2013 16:01 WIB
Gairah Seks Pria Lebih Besar daripada Wanita? Ini Sebabnya
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Pernahkah Anda merasa Anda dan pasangan tak bergairah dalam waktu yang bersamaan? Atau Anda merasa pasangan tak memiliki gairah yang sama besarnya seperti Anda? Ya, pria dan wanita memang memiliki faktor dorongan seks yang berbeda. Apa penyebabnya?

Dilansir We Women, Minggu (22/12/2013), ada beberapa faktor fisik dan psikologis yang turut mempengaruhi besarnya gairah seks pria, yaitu:

1. Hormon

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hormon yang mengendalikan dorongan seksual baik pada pria maupun wanita adalah testosteron. Hormon ini diproduksi oleh testis pada pria, sementara pada wanita oleh ovarium. Meskipun kadar testosteron pada wanita lebih sedikit pada wanita, namun bukan itu biang keladinya.

Penyebabnya justru karena tubuh wanita jauh lebih sensitif terhadap testosteron dibandingkan tubuh pria. Fluktuasi hormon, terutama selama siklus menstruasi, juga turut mempengaruhi intensitas dorongan seks wanita. Beberapa hari sebelum ovulasi, tubuh memiliki puncak estrogen dan libido akan meningkat. Kemudian pasca melahirkan, tubuh wanita akan mengeluarkan prolaktin, yang juga turut mengurangi gairah seks.

2. Psikologis

Budaya dan lingkungan sekitar masih menempatkan tekanan moral yang lebih besar pada wanita dibandingkan pria. Akibatnya, wanita kurang mampu mengungkapkan keinginannya, termasuk dalam urusan seks. Ini pula yang kemudian menjelaskan mengapa pria lebih 'umum' mengungkapkan hasrat seksualnya.
 
Selain itu, dorongan seksual pria cenderung impulsif dan berasal dari dalam, sedangkan dorongan seks wanita cenderung datang dari keinginan dan turut dipengaruhi oleh pasangannya.

3. Usia

Pada pria, dorongan seks dimulai pada masa pubertas, yaitu ketika mereka pertama kali mulai masturbasi. Hal ini terus berkembang sampai mereka mencapai usia 50 tahun dan baru kemudian dapat mulai menurun. Sementara wanita, meskipun munculnya sedikit lebih lambat daripada pria, namun terus meningkat hingga akhirnya mencapai puncak di usia 35 tahun. Selama menopause, kadar estrogen wanita menurut dan ovariumnya akan memproduksi lebih sedikit testosteron.

4. Waktu melakukan hubungan intim

Kadar testosteron pria naik 30 persen di pagi hari, sementara pada saat itu wanita justru sedang ingin istirahat dan perlu suasana yang tenang. Kebanyakan wanita juga mengungkapkan lebih ingin bercinta pada malam hari.

(ajg/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads