Ini dia 9 hal baru tentang seks yang perlu kita tahu dan ditemukan di tahun 2013 seperti dikutip dari Huffingtonpost, Rabu (1/1/2014):
1. Rajin bersih-bersih rumah, jarang bercinta?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut peneliti ini bukan karena pekerjaan rumah tangga itu sendiri mematikan gairah mereka, tapi hubungan yang egaliter justru dikatakan kurang begitu menarik. Kendati begitu, peneliti juga menemukan pasangan yang mau berbagi tanggung jawab rumah tangga jauh lebih bahagia daripada yang tidak.
2. Pasca melahirkan, wanita butuh waktu lama untuk bercinta lagi
Biasanya wanita yang baru melahirkan baru bisa bercinta lagi enam minggu pasca persalinan. Namun nyatanya kebanyakan wanita menunggu lebih lama. Hanya 41 persen wanita yang mengaku baru bercinta lagi dalam kurun enam minggu, 65 persen menunggu sampai 8 minggu, 78 persen sampai 12 minggu. Yang terbesar atau 94 persen mengaku baru bercinta lagi enam bulan kemudian.
3. Para ayah baru juga tak mau buru-buru bercinta lagi
Ternyata setelah melahirkan, tak hanya para ibu yang menghindari seks karena para ayah juga mengalaminya. Kelelahan, stres dan bayinya yang susah tidur di malam hari adalah tiga faktor utama yang membuat para pria susah bergairah lagi. Namun sebuah studi menyatakan faktor lain seperti pemberian ASI atau pendarahan pada vagina pasangan tidaklah terlalu berpengaruh pada para suami.
4. Seks sebagai pereda sakit kepala
Banyak pasangan yang menggunakan alasan sakit kepala untuk menghindari seks. Namun sebuah studi yang dipublikasikan jurnal Cephalalgia di bulan Maret menemukan sepertiga penderita migrain mengaku gejala pusingnya mereda setelah berhubungan intim.
Meski tak diketahui alasan pasti mengapa seks dapat meredakan migrain, namun peneliti menduga ini berkat pelepasan endorfin dalam otak selama bercinta yang pada akhirnya memberikan efek menenangkan pada penderita.
5. Kelelawar juga lakukan seks oral
Ternyata manusia bukanlah satu-satunya makhluk yang kreatif dalam hal seksual. Salah satu spesies kelelawar yang disebut rubah terbang India (Pteropus giganteus) juga melakukannya. Tim peneliti menemukan rubah terbang jantan melakukan seks oral pada betinanya sebelum penetrasi.
Dalam laporannya yang dipublikasikan jurnal PLoS ONE di bulan Maret, peneliti menduga seks oral itu dilakukan demi memperpanjang interaksi seksual sehingga meningkatkan peluang pembuahan. Cara ini juga dilakukan pejantan untuk menghilangkan sperma saingannya dari vagina si kelelawar betina.
6. Apakah seks tergolong ke dalam olahraga?
Tim peneliti dari sebuah studi yang dipublikasikan di bulan Oktober 2013 meminta sejumlah pasangan untuk mengenakan alat monitor kebugaran ketika bercinta. Dari situ ditemukan seks dapat membakar rata-rata 4,2 kalori per menit untuk pria dan 3,1 kalori per menit untuk wanita.
Dengan kata lain, seks jauh lebih banyak membakar kalori ketimbang jalan kaki, meski masih berada di bawah jogging. Selain itu kendati peneliti tak dapat mengatakan seks sebagai salah satu olahraga paling efisien untuk menurunkan berat badan, setidaknya peneliti sepakat jika ini tergolong latihan fisik berintensitas sedang.
7. Wanita jarang orgasme jika terlibat cinta satu malam
Menurut sebuah studi di bulan November, wanita yang terlibat dalam cinta satu malam atau hubungan seks kasual jarang mencapai orgasme yang diinginkannya. Sebaliknya saat bercinta dengan suaminya, wanita cenderung lebih bisa orgasme karena para suami mempelajari apa yang ia suka serta mempedulikan kebutuhannya.
Uniknya, seorang wanita berusia 55 tahun menduga orgasme mungkin berasal dari kaki. Ia merasa sensasinya datang dari kaki kirinya, terus naik hingga ke vagina dan membuatnya merasakan klimaks saat berhubungan intim. Kasus ini dilaporkan dalam Journal of Sexual Medicine.
8. Hormon dapat mempengaruhi gairah seks
Di bulan Oktober, Journal of Sexual Medicine memuat sebuah studi yang mengamati pengaruh hormon yang berkaitan dengan ovulasi (pelepasan sel telur) terhadap gairah seks seorang wanita. Ternyata wanita lajang lebih sering berhubungan seksual ketika masa ovulasinya sedang berlangsung. Dengan kata lain mereka cenderung lebih banyak bercinta di masa subur. Sebaliknya gairah seks wanita yang sudah menikah justru tidak melulu dipengaruhi oleh kondisi biologis.
9. Pil KB yang bisa menghambat sperma keluar
Pencarian alat pengendali kelahiran yang lebih aman dan efektif dibanding kondom terus dilakukan. Salah satunya adalah penemuan metode yang menggunakan kombinasi obat-obatan yang melancarkan produksi sperma dengan obat yang mencegah sperma 'berjalan' menuju vas deferens dan keluar dari uretra selama terjadinya ejakulasi.
Sayang obat ini baru diujicobakan pada tikus dan menurut peneliti, mereka masih butuh waktu sangat lama agar bisa mengujicobakannya pada manusia. Temuan ini dipublikasikan di bulan Desember oleh jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.
(vit/vit)











































