Sesuai namanya, pelicin atau lubricant digunakan saat bercinta untuk mengurangi gesekan antara Mr Happy dengan Ms Cheerful. Bagi kedua organ genital memang menjadi lebih licin, tetapi tidak bagi sperma yang justru jadi susah bergerak.
Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa beberapa jenis pelicin untuk bercinta bisa menghambat pergerakan sel-sel sperma. Ironis, sebab produk-produk tersebut diklaim justru bisa meningkatkan kenyamanan bercinta sekaligus peluang kehamilan.
"Pelicin yang ada di Target dan Walmart bukan jenis pelicin yang bisa dipakai oleh pasangan yang sedang ingin punya keturunan," kata si peneliti, Kazim R Chohan dari State University of New York seperti dikutip dari Reuters, Kamis (6/2/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil pengamatan di laboratorium menunjukkan, pergerakan sperma berkurang drastis saat bercampur dengan salah satu dari 5 produk pelumas dan 5 jenis minyak alami. Sampel sperma diambil dari 22 donor sehat dan diamati selama 1 jam dalam kondisi terpapar oleh masing-masing produk.
Dua dari 5 jenis pelumas yang dimaksud Kazim saat ini sudah ditarik dari peredaran, yakni K-Y Tingling Jelly dan K-Y Sensitive Jelly. Keduanya diproduksi oleh Johnson & Johnson. Untuk bisa diedarkan lagi, Food and Drug Administration (FDA) mensyaratkan data tambahan untuk kedua produk tersebut.
Secara umum, pelicin banyak dipakai oleh para pasangan untuk mengatasi vagina kering yang membuat aktivitas bercinta menjadi tidak nyaman. Laki-laki kadang menggunakannya sendiri saat melakukan masturbasi, termasuk untuk keperluan pengumpulan sperma di laboratorium bayi tabung.
(up/)











































